Kapan BPNT 2026 Cair? Begini Cara Cek NIK KTP Anda Lewat HP
January 09, 2026 10:47 AM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Banyak masyarakat bertanya, kapan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 cair? 

Kini, penerima manfaat bisa langsung mengecek status pencairan hanya lewat HP dengan memasukkan NIK KTP.

Tahap pertama penyaluran BPNT tahun 2026 senilai total Rp600 ribu berlangsung mulai Januari hingga Maret.

Bantuan disalurkan bertahap sebesar Rp200 ribu per bulan.

Status pencairan ditandai dengan keterangan “YA” pada periode JAN–MAR 2026 di aplikasi atau situs resmi Kemensos.

Cara Cek BPNT Lewat HP

1. Via Aplikasi Cek Bansos Kemensos

- Unduh aplikasi di Play Store atau App Store

- Pilih menu “Cek Bansos”

- Masukkan data sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, nama lengkap)

- Lakukan verifikasi keamanan

- Klik “Cari Data”

- Hasil pencarian menampilkan nama penerima, usia, jenis bantuan, status (YA/TIDAK), dan periode pencairan.

2. Via Situs cekbansos.kemensos.go.id

- Buka laman resmi Kemensos

- Isi data sesuai KTP dan kode verifikasi

- Klik “Cari Data”

- Informasi penerima ditampilkan sama seperti di aplikasi

Kapan BPNT Cair?

Pencairan BPNT tahap 1 2026 dilakukan secara bertahap, mulai Januari hingga Maret 2026. 

Jadwal pencairan tiap daerah bisa berbeda, tergantung kesiapan administrasi dan distribusi di lapangan.

Jika data belum muncul atau periode bantuan belum menunjukkan “JAN-MAR 2026”, penerima bisa menghubungi pendamping sosial atau pihak kelurahan setempat. 

Itulah cara cek penerima BPNT 2026 dan tanda bansos siap dicairkan. 

Masyarakat disarankan rutin cek BPNT 2026 lewat aplikasi atau situs resmi Kemensos agar tidak ketinggalan informasi pencairan bantuan.

Baca juga: Golkar Gorontalo Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, PDIP Tegas Menolak

Tips Praktis Selama Masa Penyaluran Bansos

Belajar dari KPM yang belum dapat mencairkan bantuan sosial di tahun 2025, simak tips berikut.

Pertama, KPM disarankan rutin mengecek saldo 1–2 hari sekali, bukan setiap jam agar lebih efisien.

Gunakan mobile banking untuk memantau saldo tanpa harus ke ATM. Kemudian, Koordinasi dengan pendamping sosial atau perangkat desa jika ada kendala.

Simpan undangan dan identitas resmi jika pencairan dilakukan lewat Kantor Pos. Lalu pastikan nomor rekening aktif dan tidak bermasalah agar pencairan lancar.

Pemerintah mengingatkan agar KPM tidak mudah percaya informasi dari sumber tidak resmi.

Hindari pesan berantai atau tautan mencurigakan yang beredar di media sosial. Percayakan informasi pada pendamping PKH, pemerintah desa, atau kanal resmi Kemensos.

Selama proses berjalan, peluang pencairan tetap terbuka bagi KPM yang belum menerima. Pemerintah menegaskan bansos tetap cair bagi KPM yang memenuhi syarat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.