Rumah Warga Jalan Kedondong Pasangkayu Rubuh, Tanah Amblas saat Hujan Deras
January 09, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Rumah warga di Jalan Kedondong, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, rubuh, Kamis (8/1/2026) kemarin.

Tanahnya amblas saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WITA, kemarin saat hujan lebat turun sejak subuh dan disertai banjir di sekitar permukiman warga.

Baca juga: Longsor Ujuna Baru Diduga Akibat Alih Fungsi Lahan, Kades Pangiang Minta Perhatian Pemprov

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi kejadian, Jumat (9/1/2026), tampak dinding rumah milik Firman rubuh.

Kayu penyangga rumah bagian atas juga ikut patah.

Sementara itu, dinding samping dan sebagian dinding depan lainnya terlihat miring dan mengalami retak-retak cukup parah. 

Pondasi rumah juga nampak terlepas dari lantai.

Sementara lantai rumah mengalami keretakan di sejumlah bagian.

Tiang rumah yang terbuat dari kayu terlihat dalam kondisi miring dan nyaris lepas dari dudukannya.

Sehingga mengancam keselamatan penghuni rumah jika tetap ditempati.

Firman, pemilik rumah, saat ditemui di lokasi mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh hujan deras.

Kondisi rumah warga di Jalan Kedondong, Kelurahan Pasangkayu
RUMAH RUSAK-Kondisi rumah warga di Jalan Kedondong, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, rubuh akibat hujan deras dan tanah di bagian pondasi terkikis aliran air pada Kamis (8/1/2026).

Menyebabkan drainase di depan rumahnya tidak mampu menampung debit air.

“Air dari drainase meluap dan masuk ke pekarangan rumah, lalu mengikis tanah di bawah pondasi sedikit demi sedikit,” ujar Firman.

Akibat terkikisnya tanah penopang, pondasi rumah tidak mampu menahan beban bangunan dan akhirnya lepas dari lantai, hingga menyebabkan bagian rumah rubuh.

“Sebelumnya hujan tidak begini, tapi kemarin tiba-tiba begini,” katanya.

Harap Perhatian Pemerintah

Pasca kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta pemerintah Kelurahan Pasangkayu telah melakukan peninjauan ke lokasi.

Namun hingga saat ini, Firman mengaku belum menerima bantuan apapun. 

Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar dirinya dan keluarga bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman.

Untuk sementara waktu, Firman bersama istri dan anaknya terpaksa tinggal di bagian dapur rumah yang masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.