Daftar Sanksi Komdis PSSI, Tim Junior Borneo FC Didenda Akibat Telat Kumpulkan Daftar Susunan Pemain
January 09, 2026 11:09 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub dan individu usai menggelar sidang pada pertengahan Desember 2025.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Borneo FC Samarinda, yang tim kelompok umurnya harus menerima denda dan larangan bermain akibat pelanggaran yang terjadi di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Sanksi ini menambah daftar panjang hukuman disiplin yang dikeluarkan PSSI dalam upaya menegakkan ketertiban dan sportivitas di berbagai level kompetisi nasional.

Dalam hasil sidang Komdis PSSI tertanggal 16 Desember 2025, Borneo FC Samarinda U16 dijatuhi sanksi denda sebesar Rp2,5 juta akibat pelanggaran administratif.

Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Susunan Pemain dan Head to Head

Pelanggaran tersebut terjadi dalam pertandingan Madura United FC U16 vs Borneo FC Samarinda U16 pada 14 Desember 2025, di mana tim Pesut Etam terlambat mengumpulkan E-startlist.

Meski tergolong pelanggaran non-teknis, PSSI menilai keterlambatan tersebut mengganggu kelancaran penyelenggaraan pertandingan.

Tak hanya itu, pemain Borneo FC Samarinda U16, Raffie Dhares Hidayat, juga mendapat hukuman tambahan dari Komdis.

Dalam laga melawan Madura United FC U16 pada 13 Desember 2025, Raffie dinilai melakukan pelanggaran serius dengan menghalangi peluang gol lawan, yang berujung kartu merah langsung.

Baca juga: Daftar 10 Pemain dengan Dribel Tersukses Dunia, Ada Mariano Peralta dari Borneo FC dan Lamine Yamal

Atas pelanggaran tersebut, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp10 juta.

Sanksi terhadap Borneo FC berlanjut di kategori usia lain.

Pada sidang yang sama, pemain Borneo FC Samarinda U20, Andrika Fathir Rachman, juga menerima hukuman serupa.

Dalam pertandingan Madura United FC U20 vs Borneo FC Samarinda U20 pada 13 Desember 2025, Andrika melakukan pelanggaran menghalangi tim lawan mencetak gol dan diganjar kartu merah langsung.

Baca juga: Profil Ardi Idrus, Pemain Baru Borneo FC yang Gantikan Fajar Fathurrahman, Eks Persib Bandung

Komdis PSSI memutuskan hukuman tambahan larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp10 juta.

Serangkaian sanksi tersebut menjadi peringatan bagi Borneo FC agar lebih memperhatikan aspek disiplin, baik administratif maupun teknis, terutama di level pembinaan usia muda.

Kompetisi EPA Super League selama ini diposisikan PSSI sebagai fondasi penting dalam pembentukan karakter dan mental pemain masa depan tim nasional.

Selain Borneo FC, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub dan individu lain di berbagai kompetisi.

Baca juga: Bursa Transfer Super League: Fajar Fathurrahman ke Persija, Eks Persib Berlabuh ke Borneo FC

Di ajang Liga Nusantara 2025/2026, Tim Persebata Lembata dikenai denda Rp2,5 juta karena pelanggaran prosedural saat Pre Match Press Conference.

Dalam konferensi pers tersebut, Persebata menghadirkan pemain yang tidak terdaftar dalam Starting XI, yakni Yohanes Sole Ihing, pada laga melawan Gresik United FC tanggal 12 Desember 2025.

Masih dari laga yang sama, pemain Persebata Lembata, Valentinus Rimo, menerima sanksi berat setelah terbukti memukul pemain lawan dan mendapat kartu merah langsung.

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp2,5 juta.

Baca juga: Transfer Super League: Borneo FC Daratkan 2 Pemain, Persib Lepas Wiliam, Semen Padang Jor-joran

Kasus serupa juga terjadi pada pertandingan Tri Brata Rafflesia FC vs Persitara Jakarta Utara tanggal 13 Desember 2025.

Pemain Persitara, Dion Mefahmi, dinyatakan melakukan pelanggaran serius berupa pemukulan terhadap pemain lawan.

Ia dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp2,5 juta.

Di kompetisi EPA, sanksi tak hanya menyasar pemain, tetapi juga ofisial.

Baca juga: Bursa Transfer Super League: Fajar Fathurrahman ke Persija, Eks Persib Berlabuh ke Borneo FC

Ledi Utomo, pelatih Persita Tangerang U16, dijatuhi hukuman berat akibat protes berlebihan terhadap wasit serta perusakan fasilitas pertandingan pada laga melawan Dewa United Banten FC U16 tanggal 13 Desember 2025.

Komdis PSSI memutuskan sanksi larangan mendampingi tim selama empat pertandingan dan denda Rp12,5 juta.

Pada kategori U18, PSM Makassar U18 dikenai denda Rp12,5 juta karena dalam satu pertandingan melawan Bali United FC U18 terdapat lima pemain yang menerima kartu kuning.

Sementara itu, Persijap Jepara U18 juga didenda Rp2,5 juta akibat keterlambatan pengumpulan E-startlist saat melawan Semen Padang U18.

Baca juga: Bursa Transfer Super League: Fajar Fathurrahman ke Persija, Eks Persib Berlabuh ke Borneo FC

Sidang Komdis PSSI berlanjut pada 17 Desember 2025, dengan sanksi unik berupa pengurangan poin fair play.

Tim PSM Makassar U16 dijatuhi hukuman pengurangan tiga poin fair play karena terlambat memasuki lapangan pada babak kedua dalam laga melawan Bali United FC U16, sehingga pertandingan tertunda selama 180 detik.

Sementara itu, pada sidang 18 Desember 2025, Komdis kembali menjatuhkan sanksi di Liga Nusantara.

Pemain PSDS, Fery Bagus Kurniawan, dan pemain Persipa, Mohammad Riza Fahlevy, sama-sama dihukum larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp2,5 juta akibat tindakan kekerasan dalam laga PSDS vs Persipa.

Baca juga: Prediksi Skor Persita vs Borneo FC di Super League Hari Ini, Susunan Pemain dan Head to Head

Adapun pemain Persekabpas, M. Zanuar Ardani, menerima hukuman paling berat berupa larangan bermain empat pertandingan serta denda Rp12,5 juta karena melakukan intimidasi dan ancaman terhadap wasit.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 16 Desember 2025

  1. Persebata Lembata

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Gresik United FC vs Persebata Lembata

- Tanggal Kejadian: 12 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: pada saat Pre Match Press Conference dihadiri oleh pemain yang tidak terdaftar dalam Starting XI yaitu pemain atas nama Yohanes Sole Ihing

- Keputusan: denda Rp. 2.500.000,-

2. Valentinus Rimo (Pemain Persebata Lembata)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Gresik United FC vs Persebata Lembata

- Tanggal Kejadian: 12 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 2.500.000,-

3. Dion Mefahmi (Pemain Persitara Jakarta Utara)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Tri Brata Rafflesia FC vs Persitara Jakarta Utara

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 2.500.000,-

4. Raffie Dhares Hidayat (Pemain Borneo FC Samarinda U16)

- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC U16 vs Borneo FC Samarinda U16

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-

5. Ledi Utomo (Pelatih Persita Tangerang U16)

- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026

- Pertandingan: Persita Tangerang U16 vs Dewa United Banten FC U16

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit dan merusak fasilitas serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan mendampingi Tim Persita Tangerang U16 sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 12.500.000,-

6. Borneo FC Samarinda U16

- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC U16 vs Borneo FC Samarinda U16

- Tanggal Kejadian: 14 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist (Daftar susunan pemain elektronik)

- Keputusan: denda Rp. 2.500.000,-

7. PSM Makassar U18

- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026

- Pertandingan: Bali United FC U18 vs PSM Makassar U18

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-

8. Persijap Jepara U18

- Nama Kompetisi: EPA Super League U18 2025/2026

- Pertandingan: Persijap Jepara U18 vs Semen Padang U18

- Tanggal Kejadian: 14 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist

- Keputusan: denda Rp. 2.500.000,-

9. Andrika Fathir Rachman (Pemain Borneo FC Samarinda U20)

- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC U20 vs Borneo FC Samarinda U20

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-

10. Bhayangkara Presisi Lampung FC U20

- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026

- Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC U20 vs PSBS Biak U20

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-

11. Adriano Rendika Baihaki (Pemain PSIM Yogyakarta U20)

- Nama Kompetisi: EPA Super League U20 2025/2026

- Pertandingan: Persib Bandung U20 vs PSIM Yogyakarta U20

- Tanggal Kejadian: 14 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 17 Desember 2025

1. PSM Makassar U16

- Nama Kompetisi: EPA Super League U16 2025/2026

- Pertandingan: Bali United FC U16 vs PSM Makassar U16

- Tanggal Kejadian: 13 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 180 detik

- Keputusan: sanksi pengurangan poin fair play sebanyak 3 poin

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 18 Desember 2025

1. Fery Bagus Kurniawan (Pemain PSDS)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: PSDS vs Persipa

- Tanggal Kejadian: 15 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.2.500.000,-

2. Mohammad Riza Fahlevy (Pemain Persipa)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: PSDS vs Persipa

- Tanggal Kejadian: 15 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.2.500.000,-

3. M. Zanuar Ardani (Pemain Persekabpas)

- Nama Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026

- Pertandingan: Persekabpas vs Persiba Bantul

- Tanggal Kejadian: 17 Desember 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan protes berlebihan dengan mengintimidasi dan mengancam wasit serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 12.500.000,- (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.