TRIBUNMANADO.CO.ID, Siau - Proses pencarian terhadap dua korban banjir bandang Siau yang masih dinyatakan hilang masih terus dilakukan oleh aparat gabungan.
Jumat 9 Januari 2026 pagi ini, pencarian dipusatkan di wilayah perairan Siau Timur.
Proses pencarian korban dilakukan oleh aparat gabungan, TNI Angkatan Laut, Polri dan Badan Sar Nasional Kantor Sar Manado.
Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi mengatakan, dari Polri, Tim Aman Nusa II Ditpolairud ikut diturunkan untuk proses pencarian.
"Melaksanakan pencarian terhadap Korban bencana, bersama dengan Basarnas dan Angkatan Laut di wilayah seputaran perairan Siau Timur," terang dia.
Adapun identitas korban yang hingga kini masih dalam proses pencarian yakni Adris Pianaung, laki laki, warga Siau Timur, Leonal Pianaung, anak laki-laki, Wilayah Siau Timur.
Diketahui banjir bandang Siau ini menerjang 3 kecamatan di Siau Timur, Siau Barat Selatan dan Siau Barat.
Bencana alam ini terjadi Senin 5 Januari 2025 dini hari.
Total ada 693 orang yang terdampak banjir bandang di tujuh kelurahan desa di empat kecamatan.
206 unit bangunan dilaporkan rusak. Dari jumlah tersebut 30 rumah dilaporkan hilang terbawa banjir. 52 rumah rusak berat. 29 rumah rusak sedang dan 89 lainnya rusak ringan.
Sementara kantor pemerintahan dilaporkan satu yang alami kerusakan yakni Markas Polres Sitaro.
Selain itu kerusakan juga dialami satu unit bengkel, satu kios dan Tiga bangunan sekolah.
Baca juga: Update Bantuan Banjir Bandang Siau Sitaro Sulut: 17 Jenis Logistik Mulai Didistribusikan ke Korban
Daftar korban meninggal
Korban yang mengalami Luka-luka baik di Kecamatan Siau Timur dan Kecamatan Siau Barat
1. Marlis Sanggili Perempuan / 27 Tahun;
2. Fatmawati Kamurahang / Perempuan / 54 Tahun;
3. Yosiro Asarya Sanggili / Laki-Laki / 3 Tahun;
4. Ledy Sasela / Perempuan / 20 Tahun;
5. Novin Tonggengbio / Perempuan / 43 Tahun;
6. Yulita Damalang / Perempuan / 36 Tahun;
7. Deiby Kamanangan / Perempuan / 40 Tahun;
8. Dorkas Mudea / Perempuan / 74 Tahun;
9. Flona Ambar / Perempuan / 65 Tahun;
10. Oktavianus Dumalang / Laki - Laki / 61 Tahun;
11. Claudio Bangsa / Laki - Laki / 24 Tahun;
12. Adolfince Pandaeng / Perempuan / 57 Tahun;
13. Ronal Kansil / Laki - Laki 53 Tahun;
14. Anggota Polres Sitaro, Atas nama Bripda Indo Januardy Kansil / Laki - Laki / 24 Tahun
15. Marilis Sanggili/ 27 Tahun
16. Dea Pianaung / Perempuan / 11 Tahun
17. Eferhart Sangkilang / Laki - Laki / 56 Tahun;
18. Sumiarti Lukas / Perempuan / 58 Tahun.
Korban hilang
1. Adris Pianaung, laki laki, Wilayah Siau Timur
2. Leonal Pianaung, anak laki-laki, Wilayah Siau.
Pulau Siau berada di bagian utara Provinsi Sulawesi Utara.
Dari Pelabuhan Manado ke Siau bisa ditempuh kurang lebih 5 jam naik kapal cepat.
Siau adalah satu dari 47 pulau yang masuk wilayah Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro).
Dari 47 pulau itu, hanya 10 pulau di antaranya berpenghuni.
Total penduduk Kabupaten Sitaro sebanyak 70.528 jiwa. Terbanyak menghuni Pulau Siau. Disusul Pulau Tagulandang dan Biaro.
Ibu kota kabupaten berada di Siau. Gunung Api Karangetang dengan ketinggian 1.797 mdpl dan sangat aktif berada di pulau ini.
Pulau Siau juga dikenal dengan komoditi unggulannya berupa Pala. (TribunManado.co.id/Rzl)