TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah video viral, memperlihatkan pria mendatangi kantor Pemadam Kebakaran (Damkar), Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Bukan untuk melaporkan kebakaran, pria di Kutai Kartanegara itu meminta pertolongan darurat melepaskan borgol yang terkunci rapat di pergelangan tangannya.
Adapun video itu diunggah di Instagram @damkarmatan_kukar, Jumat 9 Januari 2026.
Berdasarkan informasi unggahan, pria Kutai Kartanegara meminta bantuan melepas borgol yang terkunci di lengan pada pukul 02.05 Wita.
Pelapor mengaku borgol tersebut dikunci oleh temannya yang iseng saat ia tidur.
Dirinya sempat mencoba membuka borgol menggunakan kunci tetapi kunci borgol tersebut macet, pelapor membuka paksa higga kunci patah tidak bisa digunakan lagi.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang petugas Damkar yang mengenakan seragam berwarna merah kombinasi biru fokus penuh menangani masalah tersebut.
Meja kayu di kantor Damkar berubah menjadi meja operasi darurat.
Pria tersebut diminta meletakkan tangannya di atas meja dengan posisi stabil.
Hal pertama yang dilakukan petugas adalah memberikan perlindungan pada kulit korban.
Sebuah kain bermotif batik dililitkan dengan rapat di bawah lingkaran borgol yang menempel di kulit.
Ini adalah prosedur vital untuk memastikan bahwa alat pemotong tidak bersentuhan langsung dengan kulit dan untuk melindungi pergelangan tangan dari percikan api yang dihasilkan.
Alat utama yang digunakan oleh petugas adalah mesin gerinda mini atau sering disebut mini grinder.
Gerinda mini adalah alat pertukangan bertenaga listrik yang memiliki mata pisau cakram kecil yang berputar dengan kecepatan sangat tinggi untuk mengikis atau memotong logam.
Penggunaan alat ini memerlukan ketenangan luar biasa, karena sedikit saja guncangan bisa berakibat fatal bagi tangan korban.
Saat mesin gerinda dinyalakan, suara dengingan tinggi memenuhi ruangan.
Begitu mata gerinda menyentuh permukaan baja borgol, percikan api (sparks) mulai beterbangan.
Petugas bergerak perlahan, mengikis bagian engsel atau lingkaran terlemah dari borgol tersebut.
Pria pemilik tangan tersebut tampak sangat tenang namun tegang, ia hanya bisa terdiam melihat percikan api muncul dari tangannya.
Ia juga terlihat mengenakan helm, kemungkinan karena terburu-buru menuju kantor Damkar menggunakan sepeda motor dalam kondisi tangan masih terborgol sebelah.
Setelah beberapa menit melakukan pemotongan yang presisi, akhirnya logam tebal tersebut menyerah.
Petugas berhasil membelah lingkaran borgol.
Begitu kaitan logam itu terbuka, pria tersebut segera menarik tangannya dengan raut wajah yang tampak sangat lega.
Borgol yang sudah rusak itu diletakkan di atas meja di samping botol air dan alat gerinda sebagai bukti keberhasilan operasi penyelamatan kecil namun berisiko tinggi tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas agar tidak sembarangan melakukan aksi prank atau keisengan, terutama yang menggunakan alat-alat berbahaya seperti borgol atau kunci gembok.
Sesuatu yang dianggap lucu pada awalnya bisa berubah menjadi situasi medis atau darurat yang merugikan waktu dan tenaga banyak pihak.
Lihat video lengkapnya KLIK LINK DI SINI