Laporan Waratawan TribunPriangan.com Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Tim Persija Jakarta akan menggunakan kendaraan taktis atau rantis menuju Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (11/1/2026) untuk menghadapi Persib Bandung, pada Super League Indoesia 2025/2026.
Hal tersebut dilakukan untuk antisipasi keamanan para pemain, jajaran pelatih, dan official Persija, dalam menghadapi laga besar di akhir putaran pertama Super League.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, membenarkan, tim tamu Persija Jakarta akan menggunakan rantis ke Stadion GBLA.
"Ya, pakai rantis, dari hasil rapat terakhir, memang kemungkinan akan ada lima unit rantis," ujar Adhitia, di Padel Plus, Kota Bandung.
Menurut Adhitia, hal tersebut dilakukan demi menjaga keamanan tim tamu.
Baca juga: Tebakan Bojan Hodak Tak Meleset, Jelaskan Soal Kabar Federico Barba
"Kalau kami diarahkan Pak Kapolda untuk selalu berpikir positif, tapi kalau kepolisian selalu berpikir dampak buruk, jadi terburuk dulu. Antisipatif saja, kayanya rantis itu tindakan antisipatif," ucapnya.
Tobias Ginanjar, mengajak Bobotoh khusunya anggotanya, untuk fokus mendukung tim kebanggaannya dalam laga nanti.
"Kita fokus untuk mendukung tim semaksimal mungkin, tapi jangan sampai merugikan klub Persib," ujar Tobias, setelah acara charity event, dengan tema dari sepak bola untuk Sumatra, di Padel Plus, Kota Bandung, Jumat (9/1/2026).
Tobi mengajak semua Bobotoh untuk tidak menyanyikan chant rasis, tidak membuat ujaran kebencian, tidak melempar benda ke lapangan, dan tidak menyalakan flare.
"Kita buktikan Persib bisa menang tanpa supporternya berperilaku negatif," kata Tobias.
Kini sudah banyak rivalitas yang ditunjukan di media sosial, Robi mengatakan, itu mah lucu-lucuan saja, di dunia supporter wajar kalau ada persaingan.
"Tapi bagaimana kita menyikapinya, kalau sudah dewasa, ya, lebih baik diarahkan ke hal-hal yang positif dan lucu-lucuan aja. Banyak kok di media sosial yang bercandanya masih masuk akal," ujar dia.
Tobi mengungkapkan, memang banyak yang khawatir karena Persib dan Persija sama-sama lagi dalam tren bagus, dan di tahun 2018 kan sempat ada kejadian yang tidak diinginkan.
"Makanya kita harus sama-sama menjaga betul, hari Minggu nanti animo Bobotoh luar biasa. Sampai sekarang pun banyak yang masih berburu tiket, padahal sudah sold out," kata Tobias.
Tobias mengatakan, jadi pihaknya mengimbau, bagi yang tidak punya tiket, jangan memaksakan untuk hadir ke stadion.
"Yang sudah punya tiket, fokus dukung Persib tanpa merugikan Persib," ucapnya.(*)