SURYA.CO.ID, SURABAYA - Maling motor yang babak belur usai dikejar kasir minimarket di Jalan Citra Raya Lakarsantri, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore, sudah beraksi enam kali.
Informasinya, pelaku berinisial IL (23) warga Pamekasan Jatim, beraksi bersama seorang temannya yang bertindak sebagai joki motor sarana aksi.
Temannya itu kini sedang buron. Karena, lebih dulu kabur saat aksi pencurian di parkiran minimarket tersebut, dipergoki.
Namun, namanya sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
Menurut Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya AKP Sunaryo, tersangka IL sudah pernah beraksi di enam lokasi kawasan Surabaya. Salah satunya berada di Kecamatan Lakarsantri Surabaya.
"(Rekam jejak aksinya) Sementara 6 tempat kejadian perkara (TKP). Wilayah Surabaya, untuk Lakarsantri, 1 kali," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id pada Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Cerita Kasir Minimarket Kejar Maling yang Curi Motornya di Surabaya Barat
Sunaryo menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut dengan mengejar teman pelaku yang masih kabur.
"Masih kami kembangkan," pungkasnya.
Sebelumnya, motor kasir minimarket berinisial IJS (20), warga Ponorogo yang telah bekerja sekitar 1,5 tahun lamanya di Kota Surabaya, hilang dicuri.
Korban IJS yang sedang berjaga di balik meja kasir melayani para pembeli dibuat kaget dengan suara gemuruh mesin motor Honda Vario berknalpot modifikasi brong mendadak menyala, sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Maling Motor Lintas Daerah Diringkus Polisi Surabaya Usai Buron 3 Bulan: Dikenal Licin
Padahal, saat itu, kunci motor tersebut masih berada di dalam saku celana.
Lagi pula, pada saat itu, juga tidak ada teman sesama pegawai kasir minimarket yang meminjam motor tersebut untuk bepergian.
Menyadari ada yang tak beres, Korban IJS lantas menengok ke area teras parkiran motor depan minimarket.
Ternyata benar, motornya itu, sedang dikendarai oleh pria tak dikenal yang terpantau hendak melenggang kabur.
Korban IJS berusaha mengejar pelaku yang sudah mengeber kencang motor hasil curian menyusuri ruas jalan tersebut ke arah selatan.
Korban IJS meminjam motor milik temannya untuk mengejar si pelaku.
Hingga akhirnya, pelarian si pelaku berhasil digagalkan tepat di depan sebuah pintu pagar pabrik.
Motor curian yang dipakai si pelaku ditabrak dari samping sisi kanan oleh Korban IJS, hingga membuat keduanya terjatuh.
Akibatnya, Korban IJS sempat terluka ringan pada kedua siku lengan tangannya. Bahkan, motor miliknya rusak pada bagian bodi depannya.
"Alhamdulillah ketangkap kurang lebih jarak 700 meter dari lokasi pencurian. Korban sudah teriak, pelaku dihajar warga. Jalanan itu kan kebetulan macet juga," ujar teman korban Dimas, saat ditemui di lokasi, pada Rabu (7/1/2026).
Menurut Dimas, pelaku yang mencuri motor temannya itu berjumlah dua orang.
Satu orang bertindak sebagai eksekutor pencurian. Sedangkan satu pelaku lainnya bertindak sebagai joki motor sarana aksi.
"Nah yang ketangkap ya si eksekutornya. Satunya beraksi satu pakai motor Beat helm ojek online (joki)," ungkapnya.
Saat memeriksa rekaman CCTV, kedua pelaku sempat berlagak sebagai pengunjung minimarket.
Bahkan, si eksekutornya sempat berbelanja di dalam minimarket sebelum mencuri motor yang terparkir dalam keadaan dikunci setir.
"Pakai wig, masker. sempat belanja. Jadi ngintai di sini kurang lebih 20 menitan," pungkasnya.