Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Di balik pesona alam Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tersimpan kekayaan kuliner yang tak kalah memikat.
Satu di antaranya Pindang Gunung, sajian berkuah kuning yang sudah tidak asing namun menjadi primadona khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.
Berbeda dengan pindang pada umumnya, pindang gunung yang disajikan di Caffe and Resto N’Ter Pangandaran memiliki ciri khas kuat pada aroma dan rasanya.
Rahasianya terletak pada penggunaan buah honje dan daun kedondong yang tentunya memberikan sensasi asam segar sekaligus berfungsi sebagai penghilang bau amis alami pada ikan laut.
Dalam proses penyajiannya, berbagai bumbu tradisional dihaluskan terlebih dahulu lalu ditumis hingga harum dan menghasilkan kuah kuning beraroma wangi.
Setelah kuah mendidih, potongan ikan laut segar biasanya jenis kakap direbus bersamaan hingga daging ikan menjadi empuk dan lembut.
Seorang penikmat kuliner asal Kota Banjar, Rama (26), mengaku terkesan dengan perpaduan rasa yang dihadirkan pindang gunung.
Menurutnya, kombinasi gurih kaldu ikan, pedas cabai rawit, dan asam segar dari honje menciptakan harmoni rasa yang sulit dilupakan.
"Rasanya beda, ada wangi bunganya dari honje. Segar banget, apalagi kalau kuahnya masih panas. Tekstur daging ikannya lembut dan empuk. Pokoknya cocok disantap kapan saja, mau siang, sore, maupun malam bersama keluarga," ujar Rama kepada Tribun Jabar di Pantai Pangandaran, Jumat (9/1/2026) malam.
Sementara Pemilik Caffe and Resto N’Ter Food Pangandaran, Nanang Sanudin, mengatakan, pindang gunung memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan erat dengan sejarah masyarakat Pangandaran.
"Zaman dulu, Pangandaran masih berupa hutan. Nelayan yang menangkap ikan membawa hasil tangkapannya ke wilayah pegunungan untuk dimasak, lalu dibawa kembali ke pesisir. Dari situlah nama pindang gunung berasal," ucapnya.
Kuliner khas Pangandaran ini tak hanya digemari warga lokal tapi juga menjadi favorit wisatawan domestik hingga mancanegara yang berkunjung ke Pantai Pangandaran.
Untuk satu porsi Pindang Gunung lengkap dengan nasi, pengunjung cukup merogoh kocek mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu, tergantung jenis ikan yang dipilih.
"Alhamdulillah, respon pengunjung sangat positif. Setiap hari kami bisa menyajikan sekitar 40 hingga 100 porsi pindang gunung," ucap Nanang.(*)