TRIBUN-SULBAR.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Utara.
Dalam operasi senyap itu tim penindakan lembaga antirasuah itu menemukan uang tunai dalam pecahan upiah maupun mata uang asing (valas).
Hal itu diuangkapkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, seperti dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: Ditinggal saat Masak Minyak Kelapa, Dapur Warga Polewali Polman Hangus Terbakar
Baca juga: Gegara Tak Dibelikan Sepeda Motor, Anak di Bulukumba Pukul Ibunya dan Tikam Ayah hingga Tewas
Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini adalah kali pertama dilakukan KPK pada awal tahun 2026.
Namun temun tersebut KPK tidak menyebutkan jumlah atau nilai uang ditemukan.
Tetapi sementara ratusan juta rupiah.
"Belum dihitung, sementara ada ratusan juta rupiah dan ada juga valas," kata Fitroh.
Fitroh juga tidak membeberkan berapa jumlah turut diamankan dalam operasi tersebut,bahkan indentitas belum diungkap.
"Berapa orang belum dihitung," ujarnya singkat.
Hingga kini KPK melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang terjaring.
Lembaga antirasuah tersebut berencana menentukan status hukum serta detail konstruksi perkara setelah gelar perkara dilakukan.
Fitroh menyebutkan, gelar perkara (ekspose) rencananya akan dilaksanakan pada malam ini.
"Nanti malam baru ekspose," tutur Fitroh.
OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Di awal tahun 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Kali ini tim penindakan lembaga antirasuah menyasar oknum pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan yang dilakukan oleh timnya di wilayah Jakarta tersebut.
Fitroh mengonfirmasi bahwa pihak yang diamankan dalam operasi senyap ini berasal dari Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jakarta Utara.
"Benar pegawai pajak kantor wilayah Jakarta Utara," kata Fitroh saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (10/1/2026).