BANJARMASINPOST.CO.ID - PS Barito Putera kembali berupaya pertahankan posisi di puncak klasemen sementara Liga 2 Championship 2025-2026 Grup 2/Grup Timur.
Pada Minggu sore 11 Januari 2026, tim asal Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur.
Satu dari rangkaian pertandingan pekan ke-15 ini, bisa disaksikan melalui siaran live streaming Vidio.com.
Baca juga: 4 Modal Persela Lamongan Ganjal Langkah Barito Putera yang Tanpa Rizky Pora
Saat ini, Barito Putera kumpulkan 34 poin, sedangkan Persela Lamongan 24 poin dan berada di posisi ke-5.
Persela unggul 3 angka atas Deltras FC di peringkat ke-6 dan tertinggal 2 angka dari Kendal Tornado FC di posisi ke-4.
Meski berlaku sebagai tim tamu, Barito Putera mendapatkan keuntungan pada laga ini. Berikut paparannya.
Suporter dan penonton di tribun stadion sepak bola bukan hanya membuat suasana laga jadi meriah lewat yel-yel, chant (lagu kreasi khusus), tetabuhan, tepuk tangan dan sorak sorai mereka.
Juga beragam spanduk dan kibasan bendera mereka sepanjang pertandingan.
Semua itu bisa membangkitkan semangat pemain rumah untuk menang, minimal tidak kalah.
Di sisi lain, kehadiran ‘para pemain ke-13' itu mampu bikin spirit tim lawan menyurut, daya juang mereka melempem.
Tekanan suporter bisa berupa teriakan “booo...” atau kalimat lain yang cenderung mengejek penggawa lawan.
Nah pada laga ini, pressure dari suporter tidak akan dirasakan para pemain Barito Putera.
Pasalnya, Persela Lamongan masih jalani laga home tanpa penonton akibat sanksi Komite Disiplin PSSI selama satu musim kompetisi.
Manajemen tim berjulukan Laskar Joko Tingkir juga didenda Rp 110 juta.
Hal itu buntut ulah suporter yang bikin rusuh saat Persela hadapi Persijap Jepara pada babak 8 besar Grup Y Liga 2 2024/2025, Selasa 18 Februari 2025, Stadion Tuban Sport Centre, Tuban, Jawa Timur.
Sejak akhir tahun 2025, terjadi persoalan di internal tim Persela Lamongan.
Fariz Julinar Maurisal meninggalkan posisi CEO. Sebelumnya, sang istri mengakuisisi mayoritas saham PSIS Semarang.
Datu Nova Fatmawati adalah pengusaha wanita asal Semarang yang menjadi pemilik saham mayoritas PSIS Semarang pada November 2025, menggantikan kepemilikan Yoyok Sukawi.
Kepergian Fariz Julinar kemudian diikuti sejumlah pemain pilar Persela Lamongan.
Setidaknya ada enam pemain Persela yang menyeberang ke PSIS Semarang.
Mereka adalah Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Beto Goncalves dan terakhir Mario Londok yang mantan kiper Barito Putera.
Selain itu, Jonatan Bustos juga tak lagi bersama Laskar Joko Tingkir, meski hingga kini belum punya klub.
Padahal, para pemain tersebut yang berperan saat Persela membuat kejutan pada laga pekan ke-6, Sabtu (18/10/2025).
Bustos jadi pahlawan kemenangan Persela lewat gol tunggalnya pada menit ke-62.
Kemenangan tim akhiri rekor 100 persen kemenangan tanpa kebobolan Laskar Antasari selama 5 laga sebelumnya,
Kini, Persela tanpa Bustos Cs jamu Barito Putera yang konsisten jaga tren posisitif.
Saat tumbangkan Barito Putera dengan skor 0-1 di Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tahun lalu, Persela Lamongan ditangani Ragil Sudirman.
Meski hanya sebagai caretaker atau pelatih sementara karena lisensi kepelatihannya belum penuhi syarat, racikan Ragil Sudirman terbukti mumpuni.
Dia catatkan tiga kemenangan secara beruntun. Persiba Balikpapan 0-3 (12/10/2025), kemudian menang 0-1 dari Barito Putera (18/10/2025). Serta tumbangkan PSS Sleman 2-1 (25/10/2025).
Total, Ragil membawa Persela bukukan enam pertandingan tanpa kekalahan.
“Selama jadi karteker, Alhamdulillah berkat perjuangan anak-anak, kerja keras dan kekompakan, sampai sekarang kami masih diberi kemenangan,” tutur Ragil seusai laga versus Deltras Sidoarjo, Selasa (11/11/2025) malam.
Kini, Ragil kembali jadi asisten pelatih di Persela. Dia membantu Bima Sakti yang ditunjuk jadi pelatih kepala.
Polesan mantan gelandang Timnas Indonesia itu buahkan hasil pekan lalu.
Persela yang bermain dengan 10 orang, mampu kalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 1-0.
Minggu besok, jadi ujian sesungguhnya kesaktian Bima saat hadapi Barito Putera.
Sabtu 10 Januari 2026
Minggu, 11 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026
(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)