TRIBUNKALTARA.COM - Baru saja Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis informasi gempa terkini di wilayah barat laut Berau, Provinsi Kalimantan Timur, pada Sabtu 10 Januari 2026 siang ini.
Sebagai informasi, BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.
Kabupaten Berau berada di Provinsi Kalimantan Timur, dengan ibu kota di Tanjung Redeb.
Jarak dari Kabupaten Berau (Tanjung Redeb) ke Samarinda (ibu kota Kalimantan Timur) sekitar 480–490 km melalui jalur darat, dengan waktu tempuh ±10–12 jam menggunakan mobil.
Jika menggunakan pesawat dari Bandara Kalimarau (Berau) ke Bandara APT Pranoto (Samarinda), waktu tempuh hanya ±1 jam.
Rilis BMKG, beber gempa terkini di barat laut Berau memiliki magnitudo 2.5.
Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf.
Waktu terjadinya gempa bumi Berau sekira pukul 11:21:19 WIB siang ini.
Info BMKG, titik koordinat gempa terkini Berau berada di 2.45LU, 117.33BT.
Disebutkan pula, pusat gempa terkini 2 menit yang lalu berada 45 km di barat laut Berau.
Informasi BMKG, sebut gempa Berau terjadi di kedalaman 18 Km.
Info lengkap soal gempa Berau ini bisa Anda lihat di laman x @infoBMKG.
"#Gempa Mag:2.5, 10-Jan-2026 11:21:19WIB, Lok:2.45LU, 117.33BT (45 km BaratLaut BERAU-KALTIM), Kedlmn:18 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di laman x @infoBMKG
Baca juga: Gempa Terkini Berau Kalimantan Timur Kedalaman 3 Km, Cek Info BMKG Hari Ini
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.
Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Semua orang di rumah keluar.
Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.
Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.
Baca juga: Gempa Terkini Guncang Berau Kalimantan Timur Berkekuatan M 3.5, Cek Titik Koordinat via BMKG
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.
Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.
Rumah tampak bergeser dari pondasi awal.
Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.
Jembatan rusak, terjadi lembah.
Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.
Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
(*)
(TribunKaltara.com/Amiruddin)