Bakal Gelar Laga Persib Vs Persija, Stadion GBLA Pernah Jadi Saksi Bisu Renggut Nyawa Jakmania
January 10, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Bakal menggelar laga El Clasico Indonesia antara Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pernah menjadi saksi bisu kelam atas insiden yang dialami seorang Jakmania.

Laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta dipastikan menjadi laga terpanas dalam pekan terakhir paruh pertama Liga 1 musim ini.

Pertarungan sarat gengsi itu akan dimainkan pada Minggu (11/1/2026) sore pukul 15.30 WIB.

Tensi dipastikan akan begitu panas karena pemenang laga tersebut dipastikan akan mengunci status juara paruh musim.

Maung Bandung dan Macan Kemayoran kini mengoleksi poin yang sama yakni 35 poin.

Mereka hanya terpaut dua poin dari Borneo FC sang pemuncak klasemen sementara yang kalah di pekan terakhir paruh pertama melawan Persita Tangerang.

Karenanya, Persib dan Persija dipastikan akan habis-habisan untuk meraih tiga poin dan menyegel status juara paruh musim.

Saksi Bisu Tragedi Kelam

Laga Persib Vs Persija memang selalu berlangsung panas.

Hal itulah yang membuat pendukung tim tamu tak pernah diperbolehkan hadir ke stadion.

Jangankan suporter, para pemain saja harus menaiki kendaraan barakuda ke stadion untuk menjaga keamanan mereka.

Liga 1 2018 atau delapan tahun silam, tepatnya Minggu (23/9/2018) sore, pertandingan Persib Vs Persija di GBLA menjadi laga paling kelam dalam gelaran El Clasico Indonesia.

Di dalam lapangan, pertandingan memang berlangsung begitu sengit.

Kedua tim saling berbalas gol hingga akhirnya Maung Bandung menang tipis 3-2 melalui gol di penghujung laga.

Seisi stadion kala itu bersorak riuh, termasuk Ridwan Kamil, yang kala itu masih menjabat Gubernur Jawa Barat dan datang langsung ke stadion.

Tapi ternyata sebelum laga itu digelar, ada insiden memilukan yang menewaskan seorang Jakmania di area luar stadion GBLA.

Korban Jakmania Cengkareng

Korban tewas diketahui bernama Haringga Sirla, seorang Jakmania asal Cengkareng, Jakarta Barat yang memang sengaja datang ke Bandung secara diam-diam.

Haringga tewas dikeroyok di sekitaran GBLA oleh para oknum pendukung Persib Bandung.

Aksi pengeroyokan terhadap korban terekam oleh kamera ponsel dan kala itu viral di media sosial.

Total ada 14 pelaku pengeroyokan yang kemudian ditangkap, mereka ditangkap saat masih berada di area stadion. Mayoritas adalah para remaja.

Sedangkan Haringga kemudian dimakamkan di kampung halaman orangtuanya di Indramayu, Jawa Barat.

Duka Mendalam Sepak Bola

Kematian Haringga kala itu memberikan duka mendalam bagi dunia sepak bola tanah air.

Para suporter kedua kubu juga ingin menjadikan insiden pahit itu sebagai momentum untuk mereka mengakhiri permusuhan.

Kedua Gubernur wilayah kala itu, yakni Anies Baswedan dan Ridwan Kamil juga turut mendatangi kediaman Haringga untuk menyampaikan duka cita mendalam dan memberikan uang takziah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.