TRIBUNMATARAMAN.COM, BANYUWANGI - Lima orang terjepit dalam kecelakaan yang melibatkan pikap boks dan truk barang di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026).
Seluruhnya berhasil dievakuasi setelah sekitar sejam setelah tabrakan terjadi.
Evakuasi melibatkan tim Kantor SAR Banyuwangi. Karena posisi para korban kecelakaan terhimpit kendaraan yang ringsek, evakuasi memerlukan alat ekstrikasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.05 WIB.
Pikap box dan truk barang beradu banteng hingga menyebabkan kedua body depan kendaraan ringsek parah.
"Kami menerima laporan kejadian pada pukul 04.32 WIB dari anggota Lantas Polres Banyuwangi, terkait adanya korban terjepit di dalam kendaraan dan membutuhkan bantuan evakuasi SAR," kata dia.
Lokasi kecelakaan yang dekat dengan Kantor SAR Banyuwangi memudahkan tim cepat mencapai lokasi.
Kecelakaan berada sekitar 2 kilometer dari kantor SAR, berada di wilayah Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
"Tim Rescue Kansar Banyuwangi bergerak menuju lokasi pukul 04.38 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 04.43 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi terhadap para korban," ujarnya.
Baca juga: LINK dan Cara Nonton Live Streaming PSS Sleman vs PSIS Semarang
Proses evakuasi berjalan cepat. Sekitar pukul 05.00 WIB, para korban berhasil dikeluarkan dari kendaraan masing-masing.
Para korban mengalami luka-luka. Sementara kedua kendaraan ringsek berat.
Korban dalam kendaraan pikap boks:
- Moh. Humaidi (59)
- Jumari (52)
- Mistiyeh (56)
Korban dalam truk barang:
- Komarudin (38)
- Pria tanpa identitas
Oka menyebut, seluruh korban dievakuasi menuju RS Yasmin menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Operasi evakuasi ini melibatkan Tim Rescue Kansar Banyuwangi sebanyak 5 personel, serta unsur terkait lainnya seperti Polsek KP3 Ketapang, Polsek Kalipuro, Polres Banyuwangi, relawan ambulans, dan masyarakat sekitar.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR dan masyarakat sehingga proses evakuasi dapat berjalan cepat, aman, dan lancar,” ujar Oka.
(Aflahul Abidin/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik