Psywar Memanas di Jalanan Bandung Jelang Persib Vs Persija, Polda Jabar Antisipasi Sweeping
January 10, 2026 03:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Psywar atau perang psikologis untuk menjatuhkan mental lawan menjelang derby panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta semakin banyak ditemukan di sejumlah titik di Kota Bandung, Sabtu (10/1/2026).

Selembaran dengan tulisan kata-kata menjatuhkan mental lawan itu, terlihat ditempel pendukung Persib Bandung dibeberapa tiang perempatan lampu lalu lintas. 

Menurut pantauan Tribun, selebaran tersebut tampak di perempatan lampu lalu lintas Buah Batu dan Dago atau Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung. 

Sebelumnya, orang tak dikenal sempat terekam kamera sedang melakukan aksi vandalisme di Flyover Pasupati.

Berdasarkan rekaman video yang beredar di sejumlah sosial media, seorang pria berpakaian hitam yang diduga suporter Persija Jakarta melakukan aksi vandalisme dengan menulis "PJFC" menggunakan cat warna orange.

CORETAN - Aksi vandalisme di Flyover Pasupati Kota Bandung jelang laga Persib vs Persija.
CORETAN - Aksi vandalisme di Flyover Pasupati Kota Bandung jelang laga Persib vs Persija. (Kantor SAR Bandung untuk Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Namun, tulisan PJFC yang diduga singkatan Persija FC itu sudah ditimpa dengan cat warna abu-abu, kemudian di bagian sampingnya terdapat tulisan 1933 Still Alive. Tulisan terbaru tersebut diduga dibuat oleh oknum suporter Persib Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengimbau kepada para pendukung untuk menjaga susana dan kondusifitas, khususnya di media sosial (medsos).

"Jaga kondusifitas di medsos, dilarang melakukan provokasi atau ujaran kebencian yang memicu konflik antar suporter," ujar Hendra. 

Hendra juga minta para pendukung kedua tim untuk mengontrol emosi jelang pertandingan bergengsi ini.

"Jangan mudah terpancing provokasi. Persaingan di puncak klasmen sedang sangat ketat. Tindakan anarkis hanya akan merugikan peluang juara," ucapnya.

Selain itu, petugas juga bakal melakukan patroli di berbagai pusat keramaian seperti Stasiun hingga terminal, untuk mengantisipasi adanya oknum suporter yang melakukan sweeping. 

"Patroli Polsek dan Patroli Samapta telah diberikan tugas untuk pantau situasi kamtibmas di wilayahnya terkhusus apabila ada tindakan sweeping oleh Bobotoh terhadap yang diduga Jakmania maupun Plat ranmor B," katanya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.