Ambisi London Utara dan Perburuan Suksesor Ben White
January 10, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di tengah dinginnya bulan Januari 2026, asap rumor transfer justru mengepul panas dari Emirates Stadium.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Mikel Arteta dan Direktur Olahraga Andrea Berta telah mengarahkan bidikan mereka pada satu nama Tino Livramento.

Bek sayap Newcastle United berusia 23 tahun ini dihargai senilai £60 juta (sekitar Rp1,24 Triliun) sebuah angka yang mencerminkan urgensi Arsenal untuk mengunci gelar Premier League musim ini.

Keunggulan enam poin di puncak klasemen atas Manchester City bukanlah alasan bagi Arteta untuk berpuas diri. Hasil imbang melawan Liverpool baru-baru ini menjadi alarm bahwa kedalaman skuat adalah segalanya.

Baca juga: Arsenal Siap Mendatangkan Pemain Newcastle Senilai Rp1,35 T yang Akan Membuat Eddie Howe Marah

Livramento, yang memiliki sisa kontrak dua tahun di St James' Park, dipandang sebagai kepingan puzzle yang hilang untuk memberikan dinamika baru di sektor kanan pertahanan, terutama dengan rumor ketidakpuasan Ben White terkait menit bermainnya.

Salah satu fans Arsenal, Budi Chandra merasa kehadiran pemain baru Livramento bisa membantu Nukel Arteta mempertahankan performa tim.

"Mikel Arteta jelas mengetahui dimana kelemahan timnya saat ini. Tentu saja kehadiran Livramento bakal memperkuat lini tengah," kata fans setia The Guners ini.

Menuru dia langkah Arsenal ini menunjukkan mentalitas juara yang tidak mau kompromi.

Seperti halnya Barito Putera yang selalu mencari talenta muda berbakat untuk memperkuat struktur tim, Arsenal tahu bahwa investasi pada pemain seperti Livramento adalah investasi masa depan yang krusial bagi stabilitas taktis mereka.

Statistik Menawan: Mengapa £60 Juta Terasa Logis bagi Newcastle?

Secara teknis, Livramento bukan sekadar bek sayap tradisional. Dalam dua musim terakhir, ia telah bertransformasi menjadi salah satu pemain paling versatile di Premier League.

Analisis tactical switch yang kerap diterapkan Eddie Howe di Newcastle menunjukkan bahwa Livramento mampu beroperasi sama baiknya di sisi kanan maupun kiri.

Berdasarkan data musim 2025/2026, Livramento mencatatkan akurasi umpan sebesar 89 persen, sebuah angka yang sangat krusial bagi skema possession-based milik Arteta.

Ia memiliki kemampuan progressive carries di persentil ke-66, yang berarti ia sangat fasih membawa bola keluar dari tekanan (press-resistance).

Metrik (Per 90 Menit)    Tino Livramento (25/26)    Rata-rata Liga

  • Akurasi Umpan    89 %    81 %
  • Defensive Duels Won    83 %    65 %
  • Interceptions    1.3    0.9
  • Successful Dribbles    1.8    1.1

Arteta menyukai pemain yang bisa bermain di ruang sempit. Livramento, dengan latar belakang akademi Chelsea, memiliki IQ sepak bola yang tinggi untuk melakukan inverting ke lini tengah, membantu Declan Rice dalam fase transisi, sebuah elemen yang membuat Arsenal begitu dominan musim ini.

5 Kandidat Alternatif

Financial Fair Play Newcastle dan Restrukturisasi Gaji Arsenal

Kepindahan Livramento senilai Rp1,24 Triliun akan memberikan napas lega bagi Newcastle yang tengah dipantau ketat oleh regulasi Profitability and Sustainability Rules (PSR).

Namun, bagi Arsenal, ini adalah tentang meningkatkan standar. Jika kesepakatan ini rampung, Arsenal akan memiliki salah satu unit pertahanan paling kompetitif di dunia, bersaing langsung dengan Jurrien Timber dan Riccardo Calafiori.

Namun, bursa transfer Januari selalu penuh risiko. Jika negosiasi dengan Newcastle buntu, berikut adalah 5 kandidat alternatif yang masuk dalam radar manajemen London Utara:

  1. Marc Guehi (Crystal Palace): Bek tengah tangguh yang bisa digeser ke posisi full-back defensif. Pro: Pemimpin alami. Kontra: Harga selangit (Rp1,4 Triliun).
  2. Rodrigo Mendoza (Elche): Dijuluki "The Next Pedri". Pro: Klausul rilis hanya Rp360 Miliar. Kontra: Minim pengalaman di liga fisik.
  3. Jérémy Jacquet (Rennes): "Saliba 2.0". Pro: Fisik luar biasa dan fasih membangun serangan. Kontra: Masih sangat muda (20 tahun).
  4. Jeremie Frimpong (Bayer Leverkusen): Pro: Kecepatan luar biasa dalam transisi ofensif. Kontra: Lemah dalam duel udara.
  5. Vanderson (Monaco): Pro: Flare Brasil yang cocok dengan Martinelli di sisi sayap. Kontra: Adaptasi dengan tempo Premier League.

Baca juga: Arsenal Amankan Wonderkid Irlandia, Pemain Seharga Rp35 Miliar Muncul di Emirates vs Liverpool

Jalan Menuju Takhta: Bisakah Livramento Menjadi Penentu?

Arsenal saat ini memimpin perburuan gelar, namun sejarah mencatat bahwa bulan Februari dan Maret adalah periode di mana "oksigen" tim mulai menipis. Tambahan tenaga seperti Livramento bisa menjadi faktor pembeda saat menghadapi jadwal padat di sisa musim 2025/2026.

Jadwal Pertandingan Terdekat Arsenal:

  •     18 Januari: vs Tottenham (Away) - North London Derby yang menentukan mentalitas.
  •     25 Januari: vs Manchester City (Home) - Pertempuran langsung demi takhta.
  •     1 Februari: vs Aston Villa (Away) - Ujian konsistensi melawan tim kuda hitam.

Prediksi Editorial: Kami memprediksi Arsenal akan merampungkan kesepakatan Livramento di angka Rp1,1 Triliun plus bonus performa.

Dengan kehadiran pemain yang memiliki output defensif stabil dan kemampuan ofensif yang terukur, Arsenal memiliki peluang 75 % untuk mengakhiri puasa gelar Premier League mereka dan merengkuh trofi musim ini, mengungguli Manchester City dengan selisih tipis 3-5 poin di akhir Mei nanti.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.