Populer Kalteng: Paman Dibunuh Keponakan, Pilkada via DPRD, Viral Suara Warga Sampit Mirip Rita
January 11, 2026 07:19 AM

Harga Emas Hari Ini 10 Januari 2026 di Palangka Raya, UBS Rp 2,65 Juta per Gram Naik dari Galeri 24



 

DOKUMENTASI - Harga Emas  Hari Ini, di Pegadaian Palangka Raya, Sabtu 10 Januari 2026.
DOKUMENTASI - Harga Emas Hari Ini, di Pegadaian Palangka Raya, Sabtu 10 Januari 2026.(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)

 

TRIBUNKALTENG.COM - Harga Emas Hari Ini resmi Pedagaian di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (10/1/2026) untuk semua jenis produk emas.

Dikutip dari laman Pegadaian untuk produk Galeri 24 dan UBS mengalami kenaikan di Pegadaian.

Pada Sabtu pagi pukul 06.30 WIB, harga emas Galeri 24 mengalami kenaikan sebesar Rp8.000 dari Rp2.588.000 menjadi Rp2.596.000 untuk harga 1 gram.

Sementara, harga emas UBS untuk berat yang sama, mengalami kenaikan sebesar Rp14.000 dari Rp2.637.000 menjadi Rp2.652.000.

Emas adalah aset safe-haven, yakni alat penjaga nilai kekayaan dari laju inflasi.


Baca Selengkapnya



Konflik Keluarga Berujung Maut, Paman Tewas di Tangan Keponakan di Jalan Raflesia Palangka Raya



 

KASUS PEMBUNUHAN - Lokasi kejadian rumah yang menjadi tempat terjadinya pembunuhan di Jalan Raflesia 2A, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/1/2026).(Tribunkalteng.com/Muhammad Iqbal Zulkarnain)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Peristiwa pembunuhan terjadi di Jalan Raflesia 2A, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (10/1/2026) dini hari. 

Peristiwa tersebut melibatkan hubungan keluarga dekat antara pelaku dan korban.

Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya Iptu Helmi Hamdani, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pelaku telah diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Benar terjadi tindak pidana pembunuhan di Jalan Raflesia 2A. Pelaku sudah diamankan di sekitar TKP. Pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga, di mana korban merupakan paman dari pelaku dan pelaku adalah keponakan korban,” ujar Iptu Helmi kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (10/1/2026).

Korban diketahui bernama M Agus Duanson, sedangkan pelaku bernama Eddy.


Baca Selengkapnya



Warga Ungkap Detik-detik Usai Pembunuhan di Jalan Raflesia, Pelaku dan Korban Sempat Pesta Miras



 

KASUS PEMBUNUHAN - Lokasi kejadian rumah yang menjadi tempat terjadinya pembunuhan di Jalan Raflesia 2A, Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/1/2026).(Tribunkalteng.com/Muhammad Iqbal Zulkarnain)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Raflesia 2A, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya, Sabtu (10/1/2026) dini hari, menyisakan cerita dari warga sekitar yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, korban diketahui bernama M Agus Duanson, yang tewas setelah ditusuk oleh keponakannya sendiri, Eddy. 

Konflik keluarga diduga menjadi pemicu utama pembunuhan, setelah korban diketahui tidur bersama adik perempuan pelaku, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. 

Peristiwa itu disebut memicu kemarahan pelaku hingga berujung tindakan fatal.

Salah seorang warga setempat bernama Punda, yang rumahnya berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), mengaku sempat didatangi pelaku sesaat setelah peristiwa pembunuhan terjadi.


Baca Selengkapnya



Wakil Rakyat Kalteng Okki Maulana Angkat Bicara Soal Wacana Pilkada Dipilih Lewat DPRD



 

WAWANCARA - Okki Maulana, Anggota DPRD Kalteng saat diwawancarai Tribunkalteng.com, beberapa waktu lalu.
WAWANCARA - Okki Maulana, Anggota DPRD Kalteng saat diwawancarai Tribunkalteng.com, beberapa waktu lalu.(TRIBUNKALTENG.COM/ MUHAMMAD IQBAL ZULKARNAIN)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Wacana pengembalian sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kembali menjadi sorotan publik dan menuai beragam tanggapan dari berbagai kalangan.

Gagasan tersebut turut mendapat perhatian dari kalangan legislatif daerah, termasuk anggota DPRD Kalimantan Tengah.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng dari Partai Golkar, Okki Maulana menilai, wacana tersebut perlu dibahas secara sangat hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek demokrasi dan kondisi daerah.

“Ada pertimbangan efisiensi dan stabilitas pemerintahan daerah yang memang patut didiskusikan,” ujarnya saat dihubungi via aplikasi pesan daring, Sabtu (10/1/2026).

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa sistem pilkada langsung selama ini juga menjadi ruang penting bagi partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin daerahnya.


Baca Selengkapnya



Viral dari Sampit, IRT Rita Susilawati Disebut Mirip Rita Sugiarto hingga Diundang Brownies Trans TV



 

TANGKAPAN LAYAR - Rita Susilawati saat diundang di acara Brownies Trans TV pada Kamis (8/1/2026) lalu.
TANGKAPAN LAYAR - Rita Susilawati saat diundang di acara Brownies Trans TV pada Kamis (8/1/2026) lalu.(Istimewa)

 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sosok sederhana dari daerah. Kali ini, perhatian warganet tertuju ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Lewat suara emas seorang ibu rumah tangga yang mendadak viral di TikTok.

Ia adalah Rita Susilawati, yang di dunia maya dikenal dengan nama Rita Escoragindo. 

Video sederhana saat dirinya menyanyikan lagu dangdut menyebar luas dan menuai ribuan komentar, lantaran suaranya disebut-sebut mirip dengan ratu dangdut Indonesia, Rita Sugiarto.

Tanpa pencahayaan khusus atau panggung megah, suara Rita justru mencuri perhatian. Banyak warganet mengaku terkejut mendengar cengkok dan karakter vokalnya yang dianggap sangat dekat dengan penyanyi legendaris tersebut.


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.