Borneo FC Berbenah Jelang Putaran Kedua Super League, Evaluasi Total usai Takluk dari Persita
January 11, 2026 07:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Kekalahan Borneo FC dari Persita Tangerang menjadi bahan evaluasi serius bagi klub asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) itu.

Tumbang dengan skor 0-2 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/26, Borneo FC dinilai tampil jauh dari performa terbaiknya dalam laga yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (9/1/2026) sore.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, secara terbuka mengakui kekecewaannya terhadap penampilan anak asuhnya.

Ia menilai timnya tidak layak meraih hasil positif dalam pertandingan tersebut.

Baca juga: Borneo FC Konsisten di Puncak Super League, Manajemen Soroti Peran Suporter dan Dukungan Pemerintah

“Jujur saja, hari ini kami sama sekali tidak layak dengan pertandingan ini,” ujar Fabio, dilansir dari ILeague.

Gol cepat Persita pada menit ketiga yang bersarang di gawang Nadeo Argawinata menjadi titik krusial yang mengubah jalannya pertandingan.

Setelah gol tersebut, Persita tampil lebih efektif dan disiplin, sementara Borneo FC kesulitan menemukan ritme permainan.

Meski sempat mendapatkan peluang emas saat tertinggal 0-1, kegagalan memaksimalkan kesempatan tersebut membuat situasi semakin menyulitkan tim tamu.

Baca juga: Prediksi Skor Persib vs Persija, Pemenangnya jadi Juara Paruh Musim Super League Geser Borneo FC

Fabio menilai pertandingan kemudian berjalan dengan banyak transisi dan situasi bola mati yang justru menguntungkan Persita.

“Kami punya satu peluang yang sangat bagus, tetapi gagal dimanfaatkan. Setelah itu pertandingan berjalan dengan banyak transisi. Banyak bola mati, dan set piece mereka sangat berbahaya. Mereka sangat bagus dalam situasi tersebut,” jelasnya.

Memasuki babak kedua, Fabio mencoba mengubah dinamika permainan melalui sejumlah pergantian pemain.

Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Baca juga: Siamo Al Nord, Band Suporter Borneo FC yang Lahir dari Tribun Timur Segiri

Kondisi tim justru kembali menurun, terlebih setelah salah satu pemain mengalami cedera.

“Setelah beberapa menit, kondisi tim turun lagi. Di pertengahan babak kedua kami melakukan dua pergantian, tetapi kemudian ada pemain yang cedera sehingga kami harus melakukan tiga pergantian. Efeknya justru negatif,” imbuh pelatih asal Brasil tersebut.

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Borneo FC untuk segera melakukan pembenahan.

Meski demikian, hasil negatif tersebut belum menggoyahkan posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan koleksi 37 poin.

Baca juga: Persita Bungkam Borneo FC Samarinda 2-0, Puncak Klasemen Pesut Etam Mulai Terancam

Klasemen Super League

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Borneo FC
17
12
1
4
31
16
15
37
2
35
Persija Jakarta
16
11
2
3
32
13
19
35
3
35
Persib
16
11
2
3
26
11
15
35
4
35
Malut United
17
10
4
3
33
19
14
34
5
35
Persita
17
9
4
4
24
14
10
31
6
35
PSIM
17
8
6
3
23
18
5
30
7
35
Persebaya
17
7
7
3
24
16
8
28
8
35
Bali United
17
7
6
4
22
18
4
27
9
35
Bhayangkara FC
16
6
4
6
13
14
-1
22
10
35
PSM Makasar
17
4
7
6
21
19
2
19
11
35
Persik
16
5
4
7
18
24
-6
19
12
35
Arema FC
16
4
6
6
21
22
-1
18
13
35
Madura United
17
4
5
8
18
24
-6
17
14
35
Dewa United
16
5
2
9
17
24
-7
17
15
35
PSBS Biak
16
3
4
9
17
38
-21
13
16
35
Semen Padang
16
3
1
12
11
26
-15
10
17
35
Persijap
16
2
3
11
14
30
-16
9
18
35
Persis
16
1
4
11
17
36
-19
7
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.