JKT48 Taklukkan Dangdut Asli Bareng Rhoma Irama, Akui Cengkok Jadi Tantangan Terberat
January 11, 2026 08:11 AM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Idol grup JKT48 tampil duet dengan Raja Dangdut Rhoma Irama, di acara Konser Raya 31 Tahun Indosiar Luar Biasa, yang digelar di Studio Emtek, Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).

JKT48 membawakan beberapa lagu saat duet dengan Rhoma Irama, salah satunya 'Darah Muda'.

JKT48 dan Rhoma Irama tampil memukau di atas panggung, mereka menggabungkan musik dangdut dan pop enerjik.

"Pastinya kami senang banget bisa duet atau kolaborasi dengan Pak Haji Rhoma Irama, karena kami juga mengidolakan beliau, " kata Helisma Mauludzunia alias Eli member JKT48, usai manggung.

Senada dengan Eli, Indah Cahya member JKT48 lainnya merasa terhormat bisa tampil duet dengan Rhoma.

"Iya suatu kehormatan besar banget buat kita, karena kita bisa dapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan salah satu penyanyi legendaris Indonesia," ucap Indah.

"Waktu tiba-tiba kita bisa kolaborasi itu bener-bener gak nyangka. Rasanya, 'Ini real banget kita bisa ketemu', yang biasanya liat di TV," tambahnya.

Eli mengakui saat mendapatkan tawaran tersebut, karena JKT48 menantikan momentum untuk sepanjang dengan Rhoma Irama.

"Apalagi Bapak Rhoma Irama kan sudah senior banget dibanding kita. Jadi kita sangat memperhatikan banget pas latihannya jangan sampai ada yang salah," jelas Helisma.

"Rasanya seperti sosok ayah ya, kayak bersama ayah gitu di atas panggung," sambungnya. 

KESULITAN NYANYI DANGDUT 

Eli mengungkapkan bahwa menyatukan warna musik JKT48 dengan dangdut Rhoma Irama bukanlah perkara mudah.

"Ini juga warna baru ya, dangdut. Menggabungkan JKT48 dan dangdut," ungkap Helisma.

Meskipun JKT48 pernah berkolaborasi dengan musisi lain, berduet dengan Rhoma Irama dianggap sebagai pengalaman yang berbeda karena menyentuh akar musik dangdut yang sesungguhnya.

"Kita jarang membawakan dangdut walaupun mungkin sudah sama musisi-musisi lain, tapi kali ini kan beda ya, ini tuh kayak akarnya dangdut banget kan, Bapak Rhoma Irama ini," terang Helisma.

Tantangan terbesar yang dirasakan para member adalah teknik vokal, terutama cengkok yang menjadi ciri khas dangdut.

"Menurut kita sih membawakannya cukup beda. Karena kan kalau misalnya kita lebih ke pop. Kalau ini dangdut ada cengkok-cengkoknya. Mungkin itu yang kita lebih belajar lagi untuk memasuki genre lagu itu," ujar Helisma Mauludzunia.

Namun, alih-alih merasa terbebani, Indah Cahya justru melihat ini sebagai sebuah tantangan yang membanggakan.

"Justru menjadi sebuah challenge buat kita, sebuah tantangan buat kita. Dan dangdut kan dari Indonesia, jadi kayak kita satu kebanggaan tersendiri dan semangat untuk bisa bawain," tegas Indah.

Mengenai persiapan, Helisma membeberkan bahwa mereka sempat melakukan Gladi Resik (GR) secara terpisah karena jadwal yang padat. Namun, hasil akhirnya di panggung tetap memuaskan.

"Tapi cukup untuk bisa nyatu gitu. Karena kolabnya susah kan sebenernya. Tapi beruntungnya ini cukup lega lah buat kita karena ternyata bisa nyatu, lagu JKT48 dan dangdut itu asik banget," ujar Helisma. (Ari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.