Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG---Armendo W. Jeferson (14), seorang pelajar kelas II di salah satu SMP di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai merupakan warga Orong Lembor, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat diduga tenggelam di Sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu 11 Januari 2026 siang.
Korban tenggelam diduga karena terseret arus air sungai yang deras saat sedang berenang dengan teman-temanya. Sampai dengan saat ini korban belum ditemukan, proses pencarian tetap dilanjutkan.
Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, AKP GST Putu Saba Nugraha, menyampaikan itu kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu 11 Januari 2025 sore.
Nugraha menerangkan, pasca mendapat informasi bahwa adanya korban tenggelam di Sungai Tiwu Pai, Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto ,S.AP,.M.H , langsung memerintahkan personel Polsek Reo untuk bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna melakukan penanganan awal dan koordinasi lintas sektor.
Baca juga: Anak Yang Tenggelam Bernama Armendo Diduga Terseret Arus Saat Berenang
Personel Polsek Reo bersama Sat Polairud Polres Manggarai, Babinsa Koramil 1612-03 Reo, serta dibantu oleh masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian korban di sekitar lokasi TKP wisata air terjun Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.
Selain upaya pencarian secara manual di aliran sungai dan sekitar air terjun, petugas juga melakukan pengamanan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna mengetahui kronologi awal kejadian. Proses pencarian dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan mengingat kondisi medan yang cukup terjal dan arus air yang deras.
Nugraha menerangkan, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Sesuai dengan kearifan lokal setempat, masyarakat bersama petugas juga melaksanakan ritual adat sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam proses pencarian korban.
Nugraha juga menerangkan, Kapolsek Reo juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di lokasi wisata alam yang memiliki potensi risiko, serta mengawasi anak-anak dengan ketat guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Polsek Reo bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan, sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat.(rob)