Aksi Pak RT Parjiyanto Selamatkan Lansia dari Kebakaran Rumah di Cilacap
January 11, 2026 08:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Aksi heroik mewarnai peristiwa kebakaran yang melanda permukiman padat di RT 09 RW 07 Desa Layansari, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Minggu (11/1/2026).

Di tengah kepanikan warga akibat asap hitam yang membumbung tinggi di siang bolong, nyawa seorang lansia, Marjo Sukono (93), berhasil diselamatkan berkat kesigapan Ketua RT setempat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB ini nyaris merenggut korban jiwa jika terlambat sedikit saja.

Baca juga: Pria Lansia Meninggal Saat Kebakaran di Karangpucung Cilacap, Ditemukan di Kamar

Selamatkan Sang Kakek

Kepanikan bermula ketika Ketua RT setempat, Parjiyanto, melihat kobaran api menyala dari arah rumah warganya.

Mengetahui bahwa pemilik rumah yang sudah sepuh masih berada di dalam, Parjiyanto tanpa pikir panjang berlari mendekati lokasi.

Tanpa menunggu lama, ia langsung menggedor pintu rumah dan berusaha masuk untuk menyelamatkan Marjo Sukono.

Dibantu warga sekitar yang mulai berdatangan, proses evakuasi berhasil dilakukan tepat waktu sebelum api membesar dan melalap seluruh bangunan.

Damkar Cepat Tanggap

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu besar untuk ditangani secara manual.

Laporan pun segera diteruskan ke Pos Damkar Sidareja sekitar pukul 13.30 WIB.

Respons cepat ditunjukkan oleh tim pemadam.

Dalam waktu kurang dari lima menit, armada Damkar sudah tiba di lokasi kejadian.

Proses pemadaman melibatkan tiga personel Pos Damkar Sidareja yang didukung oleh Polsek Gandrungmangu, Satpol PP, dan Babinsa.

Sebanyak 3.000 liter air dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah dan melakukan pendinginan agar api tidak merembet ke bangunan tetangga.

Picu Korsleting Listrik

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengungkapkan bahwa insiden ini diduga kuat dipicu oleh masalah kelistrikan.

“Kami menduga sumber api berasal dari konsleting listrik, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujar Gatot.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp70 juta.

Bangunan rumah berukuran 6x13 meter beserta isinya, termasuk satu unit sepeda motor, ludes tak tersisa.

Gatot pun mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, terutama di rumah-rumah tua.

"Kami mengimbau masyarakat agar rutin mengecek instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan sambungan kabel berlebihan, serta segera mengganti instalasi yang sudah tua atau rusak," tegasnya. (ray)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.