BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan terus meningkatkan transparansi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) melalui penerapan aplikasi Sistem Pengamanan dan Penomoran Barang Milik Daerah (Simandor BMD).
Inovator Simandor BMD, Kamrani mengatakan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan mutlak di era globalisasi untuk menghadirkan keterbukaan informasi publik.
Menurutnya, seiring meningkatnya jumlah aset Pemerintah Kabupaten Balangan, diperlukan sistem pengelolaan dan pengawasan yang akurat serta transparan agar aset daerah dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Keterbukaan informasi BMD mencakup kepemilikan aset dan fungsi penggunaannya yang dapat diakses publik,” ujar Kamrani, Minggu, (11/1/2026).
Melalui Simandor BMD, pengamanan dan penomoran aset dilakukan menggunakan QR Code yang terhubung langsung dengan database aset daerah.
Ujarnya masyarakat cukup memindai kode tersebut untuk memperoleh informasi detail mengenai aset.
Melalui sistem ini kata Kamrani, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam pengawasan penggunaan fasilitas umum milik daerah.
“Simandor BMD dapat diunduh melalui Play Store. Inovasi ini diharapkan mampu meminimalkan permasalahan pengamanan, pencatatan, dan pemeliharaan aset daerah,” jelasnya.
Ia juga berharap penerapan Simandor BMD dapat meningkatkan kualitas tata kelola Barang Milik Daerah secara berkelanjutan.(aol)