BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Belum lama ini, para atlet asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memperkuat Tim Nasional Indonesia dan sukses meraih medali pada SEA Games Thailand 2025 telah kembali ke Banua.
Namun, kepulangan mereka justru menyisakan sorotan.
Para atlet peraih medali itu ramai diperbincangkan karena disebut pulang ke daerah asal tanpa sambutan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Situasi berbeda dengan sejumlah provinsi lain yang memberikan penyambutan khusus kepada atletnya.
Baca juga: Raih Dua Emas SEA Games Thailand, Atlet Dayung Kalsel Nadia Hafiza Kecewa Tak Disambut Pemprov
Salah satu atlet dayung Kalsel, Nadia Hafiza, secara terbuka mengungkapkan rasa kecewa karena merasa iri saat melihat rekan-rekannya dari daerah lain mendapat apresiasi dan penyambutan hangat ketika kembali ke kampung halaman masing-masing.
Sementara itu, informasi lain menyebutkan pelari gawang Kalsel Dina Aulia mendapat sambutan dari Pemerintah Daerah Hulu Sungai Tengah (HST), yang menunjukkan adanya perbedaan respons antardaerah terhadap atlet berprestasi.
Sampai saat ini, Minggu (11/1/2025), pihak Pemprov Kalsel belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi Banjarmasinpost terkait tidak adanya penyambutan terhadap atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pebriadin Hapiz, sebagai bentuk hak jawab.
Dari kacamata Pengamat olahraga Kalsel, Gusti Perdana Kesuma, menilai para atlet tersebut seharusnya mendapat penghargaan dan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
“Seharusnya setiap atlet yang berprestasi dan membawa nama daerah, apalagi di kejuaraan internasional seperti SEA Games, mendapatkan perhatian khusus,” ujarnya kepada BPost.
Dia menilai Dispora Kalsel perlu berkoordinasi dengan pengurus provinsi cabang olahraga serta Dispora kabupaten/kota. Menurutnya, penyambutan atlet seharusnya dirancang secara terkoordinasi.
“Tidak mudah mereka berlatih untuk mendapatkan medali. Ini harus menjadi pelajaran agar kejadian seperti ini tidak terulang ke depan,” katanya.
Gusti menegaskan, minimnya apresiasi dapat berdampak pada psikologis atlet, terutama pada motivasi mereka untuk terus membela tim nasional.
“Mereka sudah berjuang, tapi kurang dihargai. Atlet juga bagian dari masyarakat Kalsel yang berhak mendapatkan hak dari APBD provinsi maupun kabupaten/kota. Jangan sampai ini membuat mereka pindah ke provinsi lain,” tegasnya.
Bahkan dia menilai peran ideal pemerintah daerah tidak hanya sebatas bonus, tetapi juga jaminan masa depan atlet.
“Atlet yang membawa nama daerah dan negara di ajang internasional harus mendapatkan bonus, bisa berupa rumah atau pekerjaan yang layak. Jangan justru setelah bekerja mereka kesulitan latihan dan akhirnya tidak bisa lagi berprestasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Gusti menyebut kasus ini berpotensi membuat atlet merasa berjuang sendiri.
“Dispora harus sering berkoordinasi dengan KONI dan pengprov. Jangan semua pembinaan diambil alih tanpa membagi peran,” katanya.
Dia pun menyampaikan pesan kepada atlet dan pemangku kebijakan olahraga di Kalsel. Kepada atlet, Gusti berpesan agar tetap menjaga integritas, disiplin, serta tidak melupakan daerah asal.
“Jangan mudah tergiur iming-iming provinsi lain. Ingat Kalsel, kalahkan semua lawan. WASAKA. Haram manyarah waja sampai kaputing,” ucapnya.
Sementara kepada pemerintah daerah, Gusti menegaskan kewajiban untuk memberikan insentif yang layak kepada atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui Dispora maupun KONI apabila diberi peran.
Adapun atlet asal Kalsel yang berhasil meraih medali pada SEA Games Thailand 2025 antara lain, Dina Aulia (Atletik) Medali emas nomor lari gawang 100 meter putri.
Gebby Adi Wibawa Putra (Biliar) Dua medali perunggu nomor Men’s English Billiard Team dan Men’s Six Red Team.
Baca juga: Haru, Peraih Emas SEA Games Yasmin Figlia Tiba di Banua, Disambut Pelukan Orangtua
Abdul Hamid (Dayung) raib medali perak nomor kayak double 200 meter putra.
Selanjutnya ada Nadia Hafiza (Dayung) sabet dua medali emas dan dua medali perak nomor dragon boat.
Abdul Kamal Hasibuan (E-Sport) juga Medali perunggu nomor Free Fire beregu putra. Serta Yasmin Figlia Achdiat (Menembak) raib medali emas nomor menembak beregu dan
Lucky Chandra Kurniawan (Tenis Lapangan) kantongi medali emas nomor beregu putra. (dra)
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)
Foto: Gusti untuk BPost
Keterangan: Pengamat Olahraga Kalsel Gusti Perdana Kusuma.