Identitas Penumpang Serena Kecelakaan di Bangka Barat, Ada WNA Cina dan Singapura, Bos TV Meninggal
January 12, 2026 08:03 AM

 

BANGKAPOS.COM -- Satu penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (10/1/2026).

Penumpang tersebut diketahui Muliandy Nasution, seorang Bos TV yang menjabat sebagai Commercial Director Garuda TV sekaligus Anggota Badan Pengurus Besar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI).

Dari identitas korban lakalantas tersebut, dua orang merupakan warga negara asing (WNA).

Baca juga: Sosok Muliandy Nasution, Bos TV Meninggal di Bangka Barat, Suami Desainer Ternama Ayu Dyah Andari

Muliandy Nasution meninggal dunia pada usia 42 tahun. 

Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan Fadhila, Head of HR Garuda TV melalui grup WhatsApp internal karyawan.

Ucapan belasungkawa juga terlihat disampaikan melalui akun Instagram resmi BPP HIPMI, yang turut mengenang sosok almarhum sebagai bagian dari keluarga besar organisasi pengusaha muda tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bangkapos.com, almarhum merupakan anggota aktif HIPMI dan menjabat sebagai Commercial Director Garuda TV.

Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat angka Belitung pada Sabtu (10/1/2026). 

BOS TV MENINGGAL - Kolase potret Muliandy Nasution, bos Garuda TV yang meninggal kecelakaan, tabrak truk kelapa sawit.
BOS TV MENINGGAL - Kolase potret Muliandy Nasution, bos Garuda TV yang meninggal kecelakaan, tabrak truk kelapa sawit. (Instagram/@garudatv.official)

Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia, diketahui mengalami cedera kepala berat, luka robek dibagian dahi, luka robek dibagian wajah, dan luka robek kepala samping kanan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil penumpang Nissan Serena yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok mencoba mendahului kendaraan di depannya.

Namun, dari arah berlawanan melaju mobil truk bermuatan buah kelapa sawit sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

"Korban meninggal dunia, posisinya duduk di belakang sopir, meninggal langsung di TKP kita bawa ke Rumah Sakit DKT Pangkalpinang kemudian persiapakan diberangkatkan menggunakan pesawat ke Jakarta," kata AKBP Pradana Aditya Nugraha kepada Bangkapos.com, Minggu (11/1/2026).

Ia menambahkan, korban lainnya yang mengalami luka parah yakni, pengemudi Mobil Nissan Serena warna Abu-abu nomor polisi B-2477-WBD, Anisul Hakimi (27) warga Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang, mengalami cedera kepala berat, robek kepala belakang, patah kaki kanan dan patah kaki kiri.

Baca juga: Sosok Desainer Ayu Dyah Andari, Istri Bos TV Meninggal, CO-owner Brand Baju Laudya Cinthya Bella

"Luka parah driver Serena, kaki patah karena terjepit dan korban lain yang luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit, termasuk sopir truk," ujarnya.

Kapolres menjelaskan, personel dari Sat Lantas Polres Babar telah dilakukan upaya evakuasi terhadap para korban, terutama korban luka, sebagai prioritas utama.

Setelah proses evakuasi, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan.

"Kemarin upaya evakuasi para korban, terutama yang luka-luka, prioritaskan lalu olah TKP. Ini masih proses lidik, sidiknya, berkaitan TKP laka lantasnya," ujarnya.

Berikut identitas korban kecelakan:

Pengemudi mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning Nopol, BN-8879-RP, Izhariansyah (47), lahir di Desa Kacung, 10 Januari 1979, pekerjaan, petani/pekebun, warga Kacung RT  001 RW 001 Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kondisi mengalami luka ringan, keseleo di pergelangan mata kaki kanan

Sementara, pengemudi Mobil Nissan Serena warna Abu-Abu Nopol B-2477-WBD, Anisul Hakimi (27), tanggal lahir 7 Febuari 1998, karyawan swasta, alamat tinggal Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kondisi mengalami luka berat, cedera kepala berat, robek kepala belakang, patah kaki kanan dan patah kaki kiri.

Penumpang mobil Nissan Serena, Muliandy Nasution (42), kelahiran Medan, 26 April 1983, alamat tinggal Villa Nusa Indah 5 RT, 005 RW. 013 Desa Ciangsana, Kelurahan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, kondisi mengalami cedera kepala berat, luka robek di bagian dahi, luka robek di bagian wajah, luka robek kepala samping kanan dan meninggal dunia (MD).

Penumpang mobil Nissan Serena, lainnya, A Dani Hamid (67), tempat dan tanggal lahir Bangka, 09 Juni 1958, pensiunan, alamat rumah jalan Taib RT 022 RW 008, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami sesak pada bagian dada dan lecet pada lutut sebelah kiri.

Baca juga: Janji Dibayari Cicilan Kredit Mobil 3 Bulan, ASN Bangka Selatan Kini Tersangka Kasus SP3AT Fiktif

Penumpang mobil Nissan Serena, Michael Andy Prayitno L (48), kelahiran Jakarta, 6 November 1977, karyawan swasta, alamat tinggal Cipinang Elok Blok C / 20 RT 002 RW 010 Cipinang Muara Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta, mengalami luka lecet di paha sebelah kanan dan memar pada bagian dada.

Penumpang mobil Nissan Serena, Shen Can (45) laki-laki, tempat tanggal lahir Chinese, 15 Juni 1980, pekerjaan Investor, alamat Republic of China (WNA), mengalami pusing pada bagian kepala.

Penumpang mobil Nissan Serena, Lee Junn Shyong (52), laki-laki, tempat tanggal lahir Malaysia, 13 Mei 1973, pekerjaan Ministry of Home Affairs, alamat Singapura (WNA), mengalami luka di bagian wajah. 

Kronologi Insiden Maut

 Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Pangkalpinang-Mentok, tepatnya di Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (10/1/2026) siang.

Berdasarkan keterangan polisi insiden bermula saat mobil penumpang Nissan Serena, melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok, mencoba mendahului kendaraan di depannya. 

Namun, dari arah berlawanan melaju sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan buah kelapa sawit sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk Mitsubishi Colt Diesel bernama Ishariansyah (46), laki-laki, warga Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, mengalami luka ringan pada pergelangan mata kaki kanan.

Sementara itu, pengemudi mobil Nissan Serena bernama Anisul Hakimi, warga Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, mengalami luka berat berupa cedera kepala berat. 

Luka robek di bagian belakang kepala, serta patah pada kaki kanan dan kiri. 

Korban dievakuasi oleh personel Polres Bangka Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Identitas 5 Tersangka OTT KPK, Ada Dwi Budi Kepala Pajak Jakut, Ditangkap saat Bagi-bagi Uang

Satu orang penumpang mobil Nissan Serena, Muliandy Nasution (32), warga Villa Nusa Indah 5 RT 05 RW 13, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, meninggal dunia di tempat kejadian (TKP). 

Korban mengalami cedera kepala berat disertai luka robek di dahi, muka kanan, kepala bagian samping kanan, telinga kiri, serta bahu kanan.

“Personel Polres Bangka Barat langsung melakukan evakuasi korban, pengamanan TKP, pendataan identitas korban dan saksi, serta koordinasi dengan Puskesmas dan rumah sakit,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Yos menambahkan, polisi mendapatkan laporan dari masyarakat, kemudian personel Polres Bangka Barat bersama jajaran Satuan Lalu Lintas langsung mendatangi lokasi kejadian. 

Polisi segera melakukan pengamanan TKP, evakuasi korban, serta pengaturan arus lalu lintas mengingat lokasi kejadian berada di jalan nasional dengan volume kendaraan yang cukup padat.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, dikatakan Yos Sudarso, kecelakaan bermula saat mobil penumpang yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berupaya mendahului kendaraan di depannya. 

Namun, dari arah berlawanan melaju kendaraan truk sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

"Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil penumpang mengalami luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. 

Sementara pengemudi truk mengalami luka ringan. Salah satu penumpang mobil penumpang dilaporkan meninggal dunia di TKP akibat cedera kepala berat," kata Yos.

RUSAK PARAH -- Kondisi bagian depan mobil Serena mengalami kerusakan parah usai bertabrakan dengan truk pembawa sawit, di jalan Pangkalpinang-Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Sabtu (10/1/2026) kemarin. Benturan keras menyebabkan kap mesin ringsek, kaca depan pecah, serta bagian bumper dan ruang mesin mengalami kerusakan berat. 
RUSAK PARAH -- Kondisi bagian depan mobil Serena mengalami kerusakan parah usai bertabrakan dengan truk pembawa sawit, di jalan Pangkalpinang-Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Sabtu (10/1/2026) kemarin. Benturan keras menyebabkan kap mesin ringsek, kaca depan pecah, serta bagian bumper dan ruang mesin mengalami kerusakan berat.  (Istimewa/ Polres Babar)

Polisi juga telah melakukan pendataan identitas korban dan saksi, serta koordinasi dengan pihak kesehatan untuk penanganan lanjutan. 

"Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut," lanjutnya.

Baca juga: Ngaku Tak Tahu Asli atau Palsu, Wagub Babel Hellyana Gugat Rektor Azzahra

Yos menambahkan, Polres Bangka Barat meminta kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas.

Serta tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain, khususnya di jalan nasional.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” harapnya. 

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.