TRIBUNJAKARTA.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Senin (12/1/2026) pagi memicu genangan air di sejumlah titik dan menyebabkan kemacetan di berbagai ruas jalan.
Dampaknya, layanan transportasi publik, khususnya bus TransJakarta, mengalami keterlambatan di sejumlah rute.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat TransJakarta, Tjahyadi DPM, mengatakan keterlambatan bus disebabkan oleh kepadatan lalu lintas yang terjadi akibat hujan lebat sejak pagi hari.
“Dampak hujan deras dan genangan air pada Senin pagi memicu kepadatan lalu lintas. Hal ini menyebabkan keterlambatan kedatangan bus,” ujar Tjahyadi dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).
Tjahyadi memerinci, sedikitnya sembilan rute yang mengalami keterlambatan, yakni 5C, 7C, 7D, 7P, 7W, 9A, 9C, B41, dan D11.
Selain itu, sejumlah koridor utama juga terdampak, di antaranya Koridor 7, Koridor 9, dan Koridor 10.
Tak hanya bus besar, sejumlah layanan Mikrotrans turut terkena imbas karena arus lalu lintas di berbagai kawasan Jakarta terpantau padat merayap.
Pihak TransJakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Tetap waspada dan berhati-hati di jalan,” kata Tjahyadi.
BMKG sebelumnya memprakirakan hujan lebat disertai petir masih berpotensi terjadi hingga sore hari.
Hujan diperkirakan mereda sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 26 hingga 28 derajat celcius.
Sementara itu, BPBD DKI Jakarta mencatat hujan lebat sejak pukul 06.45 WIB mengguyur hampir seluruh wilayah ibu kota.
Wilayah yang berpotensi diguyur hujan mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, hingga Kepulauan Seribu.
Wilayah penyangga seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor juga turut terdampak.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, kilat, petir, serta angin kencang yang masih mungkin terjadi sepanjang hari ini.
"Masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," tulis keterangan BPBD DKI Jakarta.