Tim SAR Gabungan Cari Warga Hanyut di Sungai Belapunraga Gowa
January 12, 2026 02:05 PM

 

TRIBUN-GOWA.COM - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap Andi (30), warga dilaporkan diduga hanyut di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (12/1/2026).

Suasana di bantaran sungai tampak dipenuhi petugas 

Arus Sungai masih cukup deras.

Cuacanya mendung.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur.

Mulai dari BPBD Gowa, Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI-Polri, hingga masyarakat dan relawan setempat.

Petugas melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet untuk menyusuri aliran sungai.

Sementara beberapa personel lainnya menyisir bantaran sungai.

Kepala BPBD Gowa, Wahyudin, mengatakan pencarian telah dilakukan secara intensif sejak pagi hari.

“Belum ditemukan. Kami masih terus melakukan pencarian,” ujarnya.

Menurut Wahyudin, dalam pelaksanaan operasi SAR, keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas utama

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama saat cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di bantaran sungai terlebih dahulu, karena beberapa hari terakhir cuaca cukup ekstrem,” jelasnya.

Andi dilaporkan diduga hanyut di Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (11/1/2026) kemarin. 

Laporan itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari seorang warga bernama Tyas.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita

Ia sebelumnya menyeberangi sungai sepulang dari kebun bersama saudaranya, Feri.

Namun, Andi tak kunjung kembali. Feri yang lebih dulu tiba di rumah kemudian kembali ke lokasi penyeberangan.

Di tepi sungai, Feri menemukan sejumlah barang milik korban. 

Di antaranya topi, sandal, serta sepeda motor yang masih terparkir di area penyeberangan.

Keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri. 

Namun hingga siang hari, hasilnya nihil.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Makassar.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Andi Sultan, mengatakan operasi SAR dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel serta koordinasi lintas instansi.

“Begitu informasi kami terima, tim rescue kami kerahkan menuju lokasi sekira pukul 15 00 Wita tadi," katanya 

Operasi SAR melibatkan unsur terkait, mulai dari BPBD, aparat setempat, hingga masyarakat.

Menurut Andi Sultan, kondisi sungai dan cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

“Arus sungai dan cuaca hujan menjadi perhatian utama. Kami terus mengingatkan tim agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, khususnya di sekitar sungai.

“Cuaca saat ini tidak menentu. Kami mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” ucap dia.

Dalam operasi ini, unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Basarnas Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Bhabinkamtibmas setempat, serta masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban dilaporkan hanyut itu. (*)


Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli 

 

 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.