Keberadaan Dua Pemancing yang Hilang di Tebing Grendan Masih Misterius, SAR Sisir Laut dan Darat
January 12, 2026 02:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dua pemancing yang dilaporkan hilang di tebing Grendan, Jepitu, Girisubo, Gunungkidul sejak Sabtu (10/1/2026) lalu hingga saat ini belum ditemukan.

Pencarian oleh tim SAR gabungan pun terus dilakukan melalui jalur darat dan laut.

Pada Senin (12/1/2026) hari ini, pencarian kembali dilaksanakan dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo Sunu Handoko Bayu Sagara menyebut, hingga hari ketiga ini, kedua pemanci yang dilaporkan hilang belum ditemukan.

 "Saat ini pencarian hari ketiga dua orang pemancing, dan belum ditemukan," kata Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo Sunu Handoko Bayu Sagara saat dihubungi melalui telepon Senin.

Dikatakannya, SAR Gabungan mencari melalui darat dan laut, sejak Sabtu, namun hingga Minggu (11/1/2026) belum ditemukan.

Kronologi

Kabar hilangnya dua pemancing ini bermula dari laporan pemancing lainnya yang menemukan peralatan milik korban.

Saksi bernama Yohanes (46), warga Regedek, Giripanggung, Tepus tersebut sampai di lokasi pada pukul 06.30 WIB.

Saat itu dia menemukan sejumlah peralatan memancing, namun  tidak ditemukan pemiliknya.

Yohanes kemudian melaporkan temuan itu ke SAR yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyisiran.

Setelah melakukan penyisiran, korban diketahui datang ke lokasi kejadian bersama seorang pemancing lainnya bernama Bagas (22), warga Kutu Wates, Condongcatur, Sleman pada Jumat (9/1/2026) sore pukul 16.00 WIB.

"Jadi korban (Wasgito) itu datang bersama Bagas, menggunakan motor sendiri-sendiri. Keduanya kemudian langsung memancing di situ,"kata Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis dalam rilisnya.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pemancing Warga Sleman Hilang di Tebing Grendan Gunungkidul

Cuaca buruk

Rio menjelaskan, berdasarkan keterangan Bagas, cuaca pada Jumat sore hujan.

Bagas dan Wasgito kemudian membuat tenda dari matol. Tak berselang lama, rekan  Wasgito datang ke lokasi.

Karena cuaca tidak kondusif, Bagas saat itu memutuskan untuk pulang.

Sementara Wasgito dan rekannya masih di lokasi meneruskan aktivitas memancingnya.

"Saksi 1 (Bagas) ini pulang karena kedinginan, dan sekitar pukul 19.32 dan 20.56, Bagas menghubungi korban (Wasgito) melalui WA, tapi hanya centang satu,"jelasnya.

Bagas menurut Rio baru mengetahui kabar bahwa ada pemancing yang diduga hilang di Tebing Grendan pada Sabtu pagi dari grup pemancing.

Saksi memastikan barang yang ditemukan di lokasi merupakan milik Wasgito.

Rio menjelaskan, setelah mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi, SAR gabungan kemudian langsung melakukan pencarian.

Pencarian

Basarnas Yogyakarta turut menerjunkan satu tim Rescue dari Pos SAR Gunungkidul untuk turut melakukan pencarian bersama tim gabungan.

Tim dilengkapi dengan peralatan water rescue dan drone thermal.

Adapun pencarian hari pertama ini dilaksanakan melalui laut dan darat.

Tim darat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Sementara tim lat melakukan pencarian dengan menggunakan dua perahu jukung.

" Satu perahu dari pantai Sadeng ke barat menuju TKP radius 3 mil laut dan dari pantai Siung ke timur menuju TKP berjarak 1.5 mil laut,"jelasnya.

Rio menambahkan, pencarian hari pertama ini, tim SAR gabungan belum menemukan dua pemancing yang diduga hilang tersebut.

Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (11/1/2026) pagi. (has)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.