Respon Blokade Jalan di Arbes, Pemkot Bersihkan Sampah dan Perbaiki Lampu
January 12, 2026 02:42 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya turun tangan menyikapi aksi demonstrasi dan blokade jalan di kawasan RT 012/ RW 017 Ari Besar (Arbes), Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. 

Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Kesra dan Pembangunan, yang juga pelaksana tugas Asisten II, Rustam Simanjutak mengatakan, pihaknya akan membersihkan tumpukan sampah yang berada disepanjang ruas jalan tersebut.

Dengan menyiapkan tiga armada dan alat berat untuk sampah yang telah mengendap. 

"Kita siapkan tiga armada untuk membersihkan sampah yang ada dengan manual, sementara untuk yang sudah mengendap akan diangkut dengan alat berat," ungkapnya. 

Baca juga: Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PLN UIW MMU Perketat Penerapan Budaya K3 di Seluruh Unit

Baca juga: Pertamina Patra Niaga & Hiswana Migas Beri Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor di Halmahera Utara

Selain itu untuk tuntutan lampu jalan, dikatakannya sudah langsung di perbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon. 

"Tim dari Dinas PUPR sementara melakukan perbaikan terhadap lampu jalan. Kabelnya putus dan sudah dilakukan perbaikan, malam nanti lampu penerang jalan sudah berfungsi," tegasnya.

Sedangkan, perbaikan ruas jalan, dirinya menyebutkan akan dilakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, karena status jalan provinsi. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tumpukan sampah yang tak kunjung ditangani pemerintah.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 10.02 WIT, warga membentangkan spanduk berukuran sekitar 1x2 meter yang menghalangi badan jalan.

Selain itu, sejumlah ban bekas kendaraan roda dua dan roda empat tampak berserakan di bawah jembatan sebagai bagian dari aksi blokade.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIT dan berakhir pada pukul 10.00 WIT ini menimbulkan bau busuk menyengat dari tumpukan sampah, sehingga mengganggu pengendara dan warga sekitar serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.