SURYAMALANG.COM - Inilah posisi klasemen Arema FC usai menang 2-1 dari Persik Kediri di pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Laga Arema FC Vs Persik Kediri di pekan ke-17 Super League 2025/2026 berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, MInggu (11/1/2026).
Skor akhir laga Arema FC Vs Persik Kediri adalah 2-1 yang mana skuat Singo Edan mendapatkan berkah gol bunuh diri skuat Macan Putih.
Terbaru, skuat Arema FC berhasil naik satu peringkat di posisi 10 klasemen semnetara dengan total 21 poin.
Sementara itu, Persik Kediri harus terima turun satu peringkat di posisi 12 dengan total 19 poin.
1. Persib Bandung
2. Borneo FC
3. Persija Jakarta
4. Malud United
5. Persita
6. PSIM
7. Persebaya
8. Bali United
9. Bhayangkara FC
10. Arema FC
11. PSM Makassar
12. Persik Kediri
13. Madura United
14. Dewa United
15. PSBS Biak
16. Persis Solo
17. Semen Padang
18. Persijap
Arema FC akhirnya meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan Malang musim ini.
Arema FC mengalahkan Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 di laga kompetisi BRI Super League 2025-2026 pada Minggu (11/1/2026).
Kemenangan Arema FC di laga ini didapat secara dramatis, dua gol Arema FC dicetak pada menit injury time.
Persik sempat unggul lebih dulu dengan gol Moch Supriadi di menit 80.
Sebaliknya, gol keunggulan Arema FC di laga pamungkas Putaran pertama kompetisi ini masing-masing dari gol bunuh diri Supriadi (90+5') dan Ian Puleio (90+8')
Kemenangan Arema FC sore ini seolah memutyus kutukan tak pernah menang di stadion Kanjuruhan musim ini.
Arema FC juga mampu menghentikan dominasi Persik Kediri yang selalu mengalahkan mereka dalam lima pertemuan terakhir.
Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah bermain agresif di menit awal laga.
Mereka mampu menciptakan peluang shot on target pertama melalui sepakan Valdeci dari luar kotak penalti pada menit 3.
Beruntung, sepakannya masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Persik Kediri Leonardo Navacchio.
Ketatnya pertandingan ini, membuat si kulit bundar lebih banyak berkutat di lapangan tengah.
Serangan demi serangan yang dilakukan oleh pasukan Singo Edan selalu mampu dihentikan oleh para gelandang jangkar Persik Kediri.
Justru sebaliknya, Persik Kediri cukup enjoy dalam mengalirkan bola dari kaki ke kaki.
Beberapa kali, mereka mampu mengancam lini pertahanan Arema FC meskipun masih belum mampu menembusnya.
Peluang dari Persik baru didapatkan pada menit 31.
Sepakan Ezra Walian dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri.
Singo Edan sempat kembali mendapatkan peluang yang kali ini melalui kaki Dalberto pada menit 35.
Namun lagi-lagi, sepakannya masih dengan mudah ditangkap oleh Leonardo Navacchio dalam pertandingan ini.
Skor imbang 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap memainkan tempo dan bermain lebih hati-hati.
Kontrol permainan cukup berimbang, di mana kedua tim saling melakukan jual beli serangan.
Rapatnya pertahanan kedua tim, membuat peluang demi peluang gagal dimanfaatkan.
Pada menit 68, Dalberto mendapatkan peluang melalui sepakan jarak jauhnya.
Lagi-lagi penampilan Leonardo Navacchio mampu menepis sepakan bomber Arema FC itu.
Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih dengan memasukkan sejumlah pemain baru.
Dari Persik Kediri, Pedro Matos dan Moch Supriadi dimasukkan oleh pelatih Marcos Reina.
Sementara Pelatih Arema FC Marcos Santos memasukkan Ian Puleio, Dedik Setiawan dan Dwiki Mardiyanto untuk menambah daya gedor serangan.
Gol pun akhirnya tercipta pada menit 80 bagi Persik Kediri.
Moch Supriadi, sukses membobol gawang Arema FC pada menit 80.
Melakukan solo run dari sektor sayap, pemain berusia 23 tahun itu sukses membobol Lucas Frigeri.
Julian Guevara gagal membendung kecepatan berlari Moch Supriadi hingga dengan leluasa mengeksekusi bola dengan baik.
Gol ini pun membuat skema permainan kedua tim berubah.
Arema FC yang kini lebih sering menekan lini pertahanan Persik Kediri.
Memasuki menit 90, terjadi kemelut di depan gawang Persik Kediri.
Sepakan Dedik Setiawan mampu ditepis oleh penjaga gawang Persik.
Menerima bola muntah, Dwiki Mardiyanto langsung menendang bola tersebut ke arah gawang.
Leonardo Navacchio yang tampil gemilang dalam pertandingan ini kembali menggagalkan upaya dari pasukan Singo Edan.
Baru pada babak tambahan waktu, hujan deras langsung mengguyur Stadion Kanjuruhan Malang.
Arema FC yang terus menekan pertahanan Persik Kediri mampu menyamakan angka menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Moch. Supriyadi pada menit 90+5.
Usai menyamakan skor, Singo Edan terus menekan lini pertahanan Persik Kediri.
Terbukti dengan gol kedua Arema FC yang dicetak oleh Ian Puleio pada menit 90+8.
Gol ini pun tak hanya mengubah skor, namun juga membuat 2.350 penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan Malang ikut bersorak.
Wasit pun kemudian kemudian meniup peluit akhir dan skor 2-1 pun berakhir untuk kemenangan Arema FC.
Berikut ini daftar Starting XI kedua tim :
Arema FC
1. Lucas Frigeri
2. Luiz Gustavo
3. Julian Guevara
4. Valdeci
5. Matheus Blade
6. Arkhan Fikri
7. Betinho
8. Dalberto
9. Bayu Setiawan
10. Ikhsan Lestaluhu
11. Salim Akbar Tuharea
Persik Kediri
1. Leonardo
2. Kiko
3. Imanol Garcia
4. Ezra Walian
5. Lugo
6. Syahrian Abimanyu
7. Jose Enrique
8. Henhen Herdiana
9. Yoga
10. Wigi Pratama
11. Muhammad Firli