Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Wanita paruh baya bernama Gimah asal Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur jadi perbincangan usai celotehnya menyuruh petugas memindah Gunung Semeru viral di media sosial.
Video yang memuat ujaran Gimah ketika diwawancarai tersebut viral dengan ditonton sebanyak 1,7 juta views dan dibagikan sebanyak 31 ribu kali hingga Senin (12/1/2025).
Celoteh Gimah turut mengundang tawa dari para netizen yang menganggapnya sebagai ujaran candaan.
Lewat unggahan akun TikTok @tni_in_action, Gimah curhat dirinya harus menghadapi bencana alam dari Gunung Semeru secara rutin dalam beberapa tahun terakhir.
"Coba dipindah sama bapak itu gunung dipindah ke mana gitu. Biar saya aman di sini. Masak 4 tahun sekali (erupsi)," ujarnya dalam video.
Baca juga: Bupati Lumajang Indah Amperawati Serukan Pengelolaan Anggaran Bijak dan Disiplin
Gimah juga menyinggung nama Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar agar memikirkan cara untuk menutup kawah Gunung Semeru sembari berharap bisa menahan erupsi.
"Coba tanya bu Indah itu (Bupati Lumajang) bisa gak ditutup gunungnya. Se Indonesia saja di bawa semennya di sini (menutup kawah Semeru) gak ada separuhnya," celotehnya.
Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Lagi, Jarak Luncur Awan Panas Guguran hingga 5 Kilometer
Sementara itu, Gimah mengaku mengalami situasi bencana merupakan hal yang tak dapat dilupakan.
"Pertama saya itu lahar biasa itu makanya saya gak kemana-mana. Kok tambah jam semakin lama semakin membesar. Saya pergi ke Supiturang itu debunya semakin besar dan panas. Saya tinggal di sana," kenangnya.
Sehari-hari, Gimah bersama sang suami tinggal di Dusun Gemukmas, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Wilayah tempat tinggal Gimah termasuk wilayah terdampak erupsi Semeru pada Rabu 19 November 2025.
"Alhamdulillah rumah gak ada yang rusak, cuman depan aja yang rusak. Dulu yang waktu lahan kan sebelum bulan Desember tanggal 4. Sekarang masih November jadi gak menyangka. Cuacanya memang gak panas cuman mendung, hujan, mendung hujan. Sudah ini masuk rumah," jelasnya.
Di sisi lain, sebelumnya personel Korem 083 Baladhika Jaya telah melakukan upaya revitalisasi di aliran lahar Gunung Semeru Desa Supiturang.
Personel Penerangan Korem Baladhika Jaya, Peltu Suwandi menerangkan pihaknya berupaya membuat tanggul untuk mitigasi bencana erupsi Gunung Semeru
"Kami berada di lokasi aliran erupsi Semeru. Alat-alat (berat) yang berada di belakang ini membuat tanggul harapannya jika ada erupsi susulan lagi tidak meluber ke daerah terdampak Desa Supiturang," katanya.