BANGKAPOS.COM -- Video lawas Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti mendadak mencuat usai sang aktris merilis memoarnya.
Memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth sedang menyita perhatian publik.
Aurelie menuliskannya pure dari pengalamannya sendiri sebagai korban child grooming.
Sosok Bobby yang dituliskan dalam memoar itu lantas dipertanyakan.
Publik penasaran siapa identitas asli pria yang dikabarkan telah melakukan child grooming terhadap Aurelie remaja.
Dalam bukunya, Aurelie menceritakan kisah asmara yang ia jalani saat masih berusia 15 tahun dengan seorang pria yang usianya hampir dua kali lipat darinya.
Baca juga: Kapolda Babel Janji Tindak Tegas Pelaku Narkoba Termasuk Anggota Polri
Pria tersebut ia samarkan dengan nama “Bobby”, yang kala itu berusia sekitar 28–29 tahun.
Hubungan yang awalnya terasa manis perlahan berubah menjadi mencekam. Aurelie mengaku mengalami tekanan emosional yang mendalam hingga meninggalkan trauma berkepanjangan.
Ia pun menuturkan bagaimana luka batin tersebut memengaruhi perjalanan hidupnya.
Aurelie juga mengungkap bahwa pertemuan pertamanya dengan Bobby terjadi di lokasi kerja. Keduanya terlibat dalam sebuah proyek iklan belasan tahun silam yang kemudian mempertemukan mereka.
Ditengah itu, video lawas Aurelie bersama Roby Tremonti disorot kembali.
Video yang telah dirilis sekitar 15 tahun lalu merupakan video saat keduanya embintangi iklan sebuah provider telepon bersama
Video iklan tersebut kini kembali beredar di media sosial dan YouTube.
Dalam iklan itu, Aurelie dan Roby dipasangkan sebagai sepasang pria dan wanita yang saling tertarik. Aurelie dinilai tampil profesional dan natural meski usianya saat itu jauh lebih muda.
Sorotan publik semakin tajam karena kisah dalam buku Broken Strings dinilai memiliki kemiripan dengan proyek iklan tersebut.
Apalagi, Roby Tremonti sebelumnya pernah mengakui bahwa ia memiliki hubungan asmara dengan Aurelie di masa lalu.
Roby bahkan menyebut bahwa keduanya sempat menjalani pernikahan siri pada Oktober 2011, saat Aurelie berusia 18 tahun. Namun, dalam versi Aurelie yang tertuang di buku, pernikahan tersebut disebut terjadi karena adanya paksaan.
Merasa dikaitkan dengan sosok “Bobby” dalam buku Broken Strings, Roby Tremonti akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (9/1/2026), Roby membantah tudingan yang ia nilai merugikan dirinya.
Ia menyatakan bahwa buku tersebut, meski tidak menyebut namanya secara langsung, telah memicu komentar dan tuduhan liar di media sosial.
Roby menilai hal tersebut sebagai upaya menjatuhkan kredibilitasnya dan menyeretnya ke dalam praktik cancel culture.
Roby juga menantang publik untuk menelusuri rekam jejak digital serta mempertanyakan apakah pernah ada laporan resmi atau proses hukum terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Ia menegaskan memiliki bukti-bukti yang diklaim dapat membantah narasi dalam buku tersebut.
Sebagai penguat pernyataannya, Roby turut menunjukkan dokumen yang ia sebut sebagai bukti resmi pernikahannya dengan Aurelie.
Hingga kini, kisah yang terungkap dalam Broken Strings masih terus memicu perdebatan dan perhatian publik, sekaligus membuka diskusi lebih luas soal child grooming, relasi kuasa, dan perlindungan terhadap anak di industri hiburan.
(Bangkapos.com/Tribunnews/Tribun Trends)