Rumah Guru di OKI Sumsel Tak Jadi Hangus Berkat Kesigapan Anak, 25 Petugas Damkar Dilibatkan
January 12, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Kepanikan luar biasa melanda warga di RT 03, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Senin (12/1/2026) siang. 

Satu unit rumah di kawasan ini nyaris ludes terbakar akibat diduga mengalami korsleting arus listrik kabel pendingin ruangan (AC).

Peristiwa ini terjadi saat pemilik rumah, Riana Dewi, tengah menjalankan tugasnya mengajar di SMPN 5 Kayuagung. 

Beruntung, kesigapan petugas pemadam kebakaran dan bantuan tetangga sekitar berhasil menyelamatkan bangunan permanen tersebut dari amukan si jago merah.

Baca juga: Kebakaran di Rambang Niru, Bantuan dari Pemkab Muara Enim Mulai Disalurkan

Insiden ini pertama kali diketahui salah satu anak korban yang berada di rumah. 

Melihat asap pekat mulai mengepul dari dalam salah satu kamar, ia segera berlari keluar meminta pertolongan.

Dikatakan salah seorang tetangga korban, Rusmaniar menceritakan detik-detik awal kejadian tersebut. Sama seperti pemilik rumah sedang mengajar di sekolah saat mendapatkan kabar mengejutkan dari anak melalui telepon.

"Anak korban datang ke rumah saya untuk meminjam alat pemadam api ringan (APAR) karena melihat asap sudah mengepul dari dalam kamar. Begitu dapat kabar, saya langsung pulang dan mendapati lokasi sudah ramai," ujar Rusmaniar saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Pantauan di lapangan menunjukkan suasana cukup dramatis. 

Riana Dewi, istri pemilik rumah, tampak tak kuasa menahan kepanikan melihat rumahnya dipenuhi asap.

Dikatakan Kabid Damkar OKI, Fikril Hakim bahwa petugas pemadam kebakaran terpaksa memasukkan selang air ke dalam rumah untuk menjangkau titik api. 

Baca juga: Kebakaran di Sungai Tawar Palembang, Rumah Iin Sarlina Ludes Diduga Akibat Korsleting Listrik

Asap tebal yang memenuhi ruang tamu sempat membuat mata para petugas dan warga yang mendekat terasa perih. 

"Beruntung api segera dipadamkan. Namun bagian lantai depan rumah basah akibat proses pembasahan agar api tidak merembet ke bagian bangunan lainnya," ungkap Fikril.

Ditegaskan dia, penyebab kobaran api diduga akibat korsleting listrik kabel AC di kamar bagian belakang.

Ada 25 petugas damkar, lalu 3 unit mobil pemadam kebakaran dan kerugian material satu unit lemari di kamar terbakar tak ada korban jiwa.

"Kami pastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya satu lemari di dalam kamar yang sempat terbakar. Saat ini api sudah padam sepenuhnya dan asap sudah berhasil diurai," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.