TRIBUNTRENDS.COM - Nama Roby Tremonti mendadak kembali bergema di ruang publik. Bukan karena karya atau penampilan terbarunya, melainkan karena namanya ikut terseret dalam pusaran isu sensitif yang mencuat dari sebuah buku memoar yang kini viral.
Publik ramai membicarakannya setelah kisah kelam masa lalu aktris Aurelie Moeremans terungkap ke permukaan melalui buku berjudul Broken Strings.
Buku tersebut bukan sekadar catatan perjalanan hidup, melainkan pengakuan pahit tentang trauma mendalam yang dialami Aurelie sejak usia belia.
Baca juga: Hilang saat Aurelie Moeremans Sebut Tak Pernah Nikah, Roby Tremonti Ngaku Hancur: Selama Gak DPO
Seperti diketahui, memoar Broken Strings yang ditulis Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan luas di media sosial.
Viralitas buku ini dipicu oleh keberanian Aurelie membuka luka lama tentang pengalamannya sebagai korban child grooming.
Dalam buku tersebut, Aurelie mengisahkan keterlibatannya dengan seorang pria yang ia samarkan dengan nama Bobby. Sosok ini disebut memiliki jarak usia lebih dari 10 tahun dengannya.
Meski nama asli tidak diungkap, Aurelie memaparkan serangkaian tindakan yang disebutnya sebagai perlakuan keji, mulai dari pemaksaan menikah, kekerasan, hingga ancaman.
Pengalaman itu meninggalkan trauma berat yang membekas sepanjang masa remajanya.
Walau Aurelie tidak pernah menyebut identitas sebenarnya dari sosok Bobby, publik dengan cepat mengaitkan cerita tersebut dengan aktor Roby Tremonti.
Dugaan itu muncul karena fakta bahwa Roby dan Aurelie memang sempat menjalin hubungan ketika Aurelie masih berusia 15 tahun.
Roby sendiri pernah mengaku bahwa dirinya pernah menikah dengan Aurelie. Namun, klaim tersebut secara tegas dibantah oleh Aurelie.
Sejak saat itu, nama Roby Tremonti pun ikut terseret dalam perbincangan publik terkait isu child grooming yang diangkat dalam buku tersebut.
Di tengah ramainya spekulasi dan sorotan publik, Roby Tremonti justru membuat unggahan yang mengejutkan.
Hal itu diketahui dari postingan di akun Instagram @robytremonti pada Minggu (11/01/2026).
Dalam unggahan tersebut, Roby tampak membagikan sebuah foto bersama seorang pria. Ia merangkul pria itu dengan gestur yang menunjukkan kedekatan dan keakraban.
Baca juga: Roby Tremonti Manfaatkan Isu Trauma Aurelie Moeremans Demi Cuan, Buka Jasa Endorse: Langsung DM Aja
Roby kemudian mengungkap identitas pria yang bersamanya dalam foto tersebut. Ia mengakui bahwa sosok itu adalah Romo Wahyu Paroki Keluarga Kudus Cibinong.
Roby menyebut dirinya baru saja meminta wejangan kepada Romo Wahyu.
Namun, Roby tidak menjelaskan secara rinci permasalahan apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut, meski unggahan itu muncul di saat namanya tengah dikaitkan dengan isu serius.
"Abis minta wejangan with Romo Wahyu Paroki Keluarga Kudus Cibinong," tulis Roby.
Unggahan itu pun langsung memantik beragam reaksi publik, yang menafsirkan langkah Roby sebagai bentuk pencarian ketenangan di tengah badai isu yang terus bergulir.
Di tengah derasnya sorotan yang mengarah kepadanya, Roby Tremonti justru mengambil langkah yang tidak lazim di mata sebagian publik.
Ia terlihat mencoba mengelola momentum tersebut sebagai peluang eksposur.
Melalui unggahan di Instagram Story, aktor yang dikenal lewat sinetron Amanah Wali itu secara terbuka menawarkan kerja sama promosi kepada pelaku usaha. Dalam unggahan tersebut, Roby menulis:
“Yang mau promoin apapun, bisa DM ke Roni yah @moreno.management, WA ada di bio gue.”
Unggahan itu kemudian beredar lebih luas setelah diunggah ulang oleh akun TikTok @cctvnetizen1, memperluas jangkauan dan mempercepat reaksi publik terhadap langkah yang ia ambil.
Dalam Story yang sama, Roby juga secara terbuka mengakui kondisi basis pengikutnya di media sosial. Ia menyampaikan bahwa jumlah followers yang dimilikinya belum besar.
Namun, di saat bersamaan, ia menegaskan keyakinannya terhadap nilai eksposur yang sedang terjadi:
“Followers gue masih kecil, tapi exposure ini akan gue tahan sampai pada waktunya.”
Pernyataan ini menunjukkan kesadaran Roby bahwa dirinya tengah berada di pusat percakapan publik.
Sorotan tersebut, terlepas dari konteksnya, dipandang sebagai sesuatu yang memiliki potensi jangkauan luas di kemudian hari.
Baca juga: Respon Haru Suami saat Aurelie Moeremans Bongkar Trauma Child Grooming, Sosok Bobby Mengintai Lagi
Langkah Roby tersebut tidak diterima begitu saja oleh publik. Justru sebaliknya, unggahan itu memicu gelombang reaksi keras dari warganet.
Banyak netizen menilai bahwa membuka peluang endorsement di tengah isu sensitif merupakan bentuk normalisasi kontroversi.
Sejumlah komentar bernada kecaman pun bermunculan dan menyebar luas di media sosial, di antaranya:
“Awas aja ada yang beneran endorse, beneran gue blacklist produknya.”
“Sakit jiwaaaa.”
“Maju aja, siapa yang berani endorse diaaa kalo mau bangkrut tuh perusahaan.”
“Boikot brand yg endorse dia.”
Komentar-komentar tersebut tidak hanya ditujukan kepada Roby, tetapi juga menjadi peringatan bagi brand agar mempertimbangkan risiko reputasi sebelum menjalin kerja sama.
***