TRIBUNJABAR.ID - Harga emas hari ini, Selasa (13/1/2026) dari produk Galeri 24 dan UBS mengalami kenaikan di Pegadaian.
Harga emas mengalami fluktuasi atau naik-turun yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kebijakan ekonomi, kondisi geopolitik, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), hingga permintaan pasar.
Dilansir dari laporan Reuters, harga emas di AS mencapai rekor di atas 4.600 dolar AS per ons pada Senin (12/1/2026) waktu AS seiring para investor yang berbondong-bondong memborong aset aman (safe-haven).
Hal ini terjadi karena ketidakpastian yang semakin mendalam terkait penyelidikan kriminal pemerintahan Trump terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.
Di Indonesia, harga emas juga turut mengalami fluktuasi harian dengan adanya kenaikan yang cukup signifikan.
Dilansir dari laman resmi Pegadaian, Selasa pukul 07.00 WIB, harga emas Galeri 24 mengalami kenaikan sebesar Rp39.000 dibandingkan hari kemarin, dari Rp2.622.000 menjadi Rp2.661.000 untuk berat 1 gram.
Untuk berat yang sama, harga emas UBS mengalami kenaikan sebesar Rp40.000 dari Rp2.676.000 menjadi Rp2.716.000.
Berikut adalah daftar harga emas hari ini selengkapnya:
Baca juga: Nasabah Baru Pegadaian Jabar Naik 43,54 Persen, Digitalisasi dan Emas Dorong Pertumbuhan
Harga emas Galeri 24
Harga emas UBS
Baca juga: Gaji ASN di Garut Telat Sepekan, Terpaksa Gadaikan Emas Milik Istri
UBS dan Galeri24 sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99 persen atau setara 24 karat.
Sementara, perbedaan di antara keduanya terletak pada sertifikasi dan produksi.
Galeri 24 merupakan produk emas batangan dari anak perusahaan PT Pegadaian yang telah mengantongi sertifikasi SNI 8880:2020 serta standar ISO.
Sementara itu, emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang telah lama berkecimpung di industri logam mulia nasional.