Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan sebanyak 14 sekolah di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan sebagai hasil dari program revitalisasi satuan pendidikan periode 2025.

“Sekolah yang nyaman, ruang kelas yang nyaman diharapkan dapat menjadi lingkungan pendukung agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki motivasi yang lebih tinggi,” ujar Mendikdasmen Mu’ti di SMAS Al-Islami Nurul Ma’ad, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa.

Dalam sambutannya, ia menegaskan revitalisasi satuan pendidikan merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto guna mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang lebih baik.

Presiden, kata dia, berharap lingkungan sekolah yang nyaman dapat mendorong semangat belajar serta meningkatkan motivasi peserta didik.

Selain perbaikan sarana dan bangunan sekolah, Mu'ti juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui program digitalisasi pembelajaran berupa Papan Interaktif Digital (PID).

Mu'ti berharap kebijakan-kebijakan tersebut dapat mendorong terwujudnya layanan pendidikan yang lebih bermutu.

Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah direvitalisasi secara optimal.

“Kami mohon kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Galuh Tantri Narindra melaporkan pada tahun 2025, program revitalisasi satuan pendidikan menjangkau 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB, dengan total bantuan mencapai sekitar Rp232 miliar.

“Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana sekolah, tetapi juga pada penguatan pembelajaran adaptif, inklusif, dan bermutu untuk semua peserta didik,” katanya.

Guru SMAS Al-Islam Nurul Maad Astriani menambahkan bahwa sekolahnya menerima bantuan revitalisasi berupa lima ruangan baru, yaitu laboratorium IPA, laboratorium komputer, UKS, ruang BK, serta toilet.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen sudah memberikan kami kesempatan untuk bisa mendapatkan bantuan yang luar biasa ini. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat kami manfaatkan sebaik mungkin agar siswa-siswi kami mampu bersaing,” kata Astriani.