Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik bagi pengungsi yang terdampak banjir di Jakarta Utara.
"Kami berupaya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, BPBD DKI telah menyalurkan bantuan sejak Senin (12/1) malam hingga Selasa dini hari dengan melibatkan unsur lintas sektor.
Isnawa mengatakan di titik-titik pengungsian, jumlah pengungsi yang telah menerima bantuan logistik, di antaranya pengungsi di Rusun Embrio, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, yang menampung 690 jiwa.
Kemudian, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga di Kelurahan Warakas yang berjumlah 175 jiwa, serta pengungsi di SMPN 266 Cilincing sebanyak 230 jiwa.
Tak hanya itu, bantuan logistik juga diberikan kepada pengungsi di Gedung Pelmas, RW 13, Kelurahan Kalibaru, yang berjumlah 68 jiwa dan pengungsi di Bengkel Cucian Mobil Gading Griya Lestari, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, sebanyak 91 jiwa.
"Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, BPBD telah menyalurkan berbagai jenis bantuan logistik dengan total nilai bantuan sebesar Rp575 juta," ungkap Isnawa.
]Total bantuan logistik yang didistribusikan itu terdiri dari kidsware (perlengkapan anak) sebanyak 226 paket, air mineral 226 dus, biskuit 226 kaleng, sandang 226 paket, dan matras 840 buah.
Isnawa menambahkan selain bantuan dari BPBD DKI, pendistribusian logistik tersebut juga didukung oleh berbagai pihak, antara lain Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, unsur kepolisian, relawan, serta lembaga kemanusiaan lainnya.
"Seluruh bantuan telah diserahterimakan secara resmi kepada pihak kelurahan, RT setempat, dan warga terdampak, disertai penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST)," terang Isnawa.
Sementara itu, Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang mengatakan pendistribusian logistik itu merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.
"Kami memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan secara tepat sasaran dan terukur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana," tutur Michael.







