Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Gelombang setinggi 1,5 hingga 2 meter menerjang perairan utara dan selatan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG Stasiun Geofisika Kupang, cuaca ekstrem ini diprediksi hingga 15 Januari 2026.
Menurut Aldrizal, prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Fransiskus Xaverius Seda Sikka, tinggi gelombang di wilayah perairan Utara dan Selatan Flores berkisar antara 1,5 hingga 2 meter dengan kategori sedang yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran atau pun nelayan.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Fransiskus Xaverius Seda Sikka mengimbau kepada nelayan untuk tetap waspada karena tinggi gelombang dalam kategori sedang.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Kades Kojadoi Sikka Imbau Nelayan Tak Melaut
"Untuk tinggi gelombang di wilayah perairan utara dan selatan Flores, tinggi gelombang berkisar antara satu koma lima hingga dua meter dengan kategori sedang yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran atau pun nelayan sehingga diimbau tetap waspada karena tinggi gelombang dalam kategori sedang," ujarnya Selasa 13 Januari 2026.
Selain itu, wilayah Kabupaten Sikka, Ende dan Nagekeo diperkirakan terjadi hujan sedang hingga lebat hingga tanggal 15 Januari 2026.
BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur beberapa hari ke depannya. (awk)