Transportasi publik yang dikelola dengan baik bukan sekadar sarana berpindah tempat. Kehadirannya mampu menggerakkan perekonomian, menekan angka polusi, sekaligus membuat aktivitas harian masyarakat jadi lebih praktis.
Di kawasan Asia (meski tak semua), sejumlah negara berhasil membuktikan hal tersebut. Mereka membangun jaringan transportasi umum yang terjangkau, tepat waktu, dan saling terhubung, mulai dari kereta cepat antarkota hingga moda transportasi perkotaan yang modern.
Tak heran jika sistem transportasi di negara-negara ini kerap dijadikan contoh.
Dikutip dari , Selasa (13/1/2026) Jepang masih jadi nomor satu untuk perkara perkembangan transportasi publik dan dengan bangga Indonesia pun masuk dalam 10 daftar negara di Asia dengan transportasi publik yang baik.
Negara dengan transportasi publik yang oke
1. Jepang
Jepang hampir selalu muncul saat membicarakan transportasi publik terbaik. Shinkansen dan jaringan kereta api di Negeri Sakura dikenal luas karena kecepatan, keamanan, serta ketepatan waktunya yang konsisten.
Di kota besar seperti Tokyo dan Osaka, perjalanan antarmoda terasa mulus berkat sistem yang terintegrasi dengan sangat baik.
2. Korea Selatan
Korea Selatan, khususnya Seoul, memiliki jaringan transportasi yang luas dan canggih. Informasi perjalanan tersedia secara real-time, lengkap dengan dukungan multi bahasa.
Perpindahan dari bus ke kereta pun terasa mudah, apalagi ditunjang sistem pembayaran kartu pintar yang praktis.
3. Singapura
Singapura dikenal dengan transportasi publik yang nyaris selalu bisa diandalkan, adanya MRT menjangkau hampir seluruh sudut kota dan didukung jaringan bus yang luas.
Perencanaan matang, aturan ketat, serta pembaruan fasilitas secara berkala membuat kepadatan dan keterlambatan dapat ditekan serendah mungkin.
4. China
China mengoperasikan jaringan kereta cepat terbesar di dunia yang menghubungkan banyak kota besar. Di dalam kota, sistem metro di Beijing, Shanghai, dan Shenzhen berkembang pesat.
Dukungan tiket digital, cakupan rute yang luas, serta tarif yang relatif terjangkau membuat transportasi umum tetap diminati.
5. Hong Kong
MTR Hong Kong kerap dipuji karena ketepatan waktu dan kebersihannya.
Tak hanya itu, sistem ini terhubung dengan berbagai moda lain seperti bus, feri, dan trem. Hasilnya, bepergian tanpa kendaraan pribadi tetap terasa nyaman dan efisien.
6. Taiwan
Taiwan menawarkan pengalaman transportasi yang ramah bagi komuter.
Kereta Cepat Taiwan menghubungkan kota-kota utama di bagian barat, sementara Taipei dan Kaohsiung memiliki sistem metro yang stabil dan mudah digunakan.
Rambu yang jelas serta tarif terjangkau menjadi nilai tambah bagi penduduk dan wisatawan.
7. Uni Emirat Arab
UEA menunjukkan perkembangan pesat, terutama di Dubai dan Abu Dhabi. Metro Dubai bahkan dikenal sebagai salah satu jaringan otomatis tanpa masinis terpanjang di dunia.
Fasilitas stasiun yang bersih, sistem tiket pintar, serta ketepatan waktu yang terjaga menjadi ciri khasnya.
8. Malaysia
Transportasi publik Malaysia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Di Kuala Lumpur, jaringan MRT, LRT, dan monorel yang terus berkembang menawarkan perjalanan yang semakin andal dengan biaya yang relatif terjangkau, meski proses pengembangan masih berlangsung.
9. Thailand
Di Thailand, BTS Skytrain dan MRT Bangkok menjadi tulang punggung transportasi perkotaan. Kehadiran kedua moda ini membantu mengurangi kemacetan ibu kota, layanannya dikenal cukup efisien, terawat, dan rutenya terus diperluas.
10. Indonesia
Indonesia pun tak ketinggalan menunjukkan kemajuan, terutama di Jakarta. Kehadiran MRT Jakarta serta sistem bus TransJakarta membawa perubahan besar dalam mobilitas warga.
Meski masih menghadapi berbagai tantangan, investasi yang terus dilakukan perlahan memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan keandalannya.







