TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Roby Tremonti mengakui mengirim pesan pada Hesti Purwadinata.
Namun menurutnya pesan tersebut bukan berupa ancaman.
Melainkan mengonfirmasi terhadap sikap Hesti yang mendukung Aurelie Moeremans, penulis buku Broken Strings.
Buku tersebut mendadak viral di media sosial.
Di mana berisi kisah nyata Aurelie yang diduga menjadi korban grooming pria dewasa bernama, Bobby.
Sementara itu, Roby dikaitkan dengan buku tersebut.
Lantas, dalam pusaran persoalan ini, Hesti Purwadinata yang merupakan rekan Aurelie Moeremans turut terseret.
Ia membagikan link buku Broken Strings ke media sosial, justu memantik reaksi Roby Tremonti.
Baca juga: Roby Tremonti Nangis Buku Broken Strings Viral, Masa Lalu Kelam Aurelie Moeremans 16 Tahun Lalu
Hesti juga sempat menuliskan pengalamannya bertemu dengan sosok Bobby di lokasi syuting.
"Aku jadi keinget momen lama banget waktu kita pernah ketemu di backstage TV. Saat itu kamu lagi bawa Angel, dan kamu masih bersama orang itu - yang kebetulan juga aku kenal karena pernah syuting bareng. Ya Allah.... baru sekarang aku sadar, berarti di momen itu kamu sedang berada di salah satu fase paling mengerikan dalam hidupmu," tulis Hesti.
Roby lantas mengirim pesan pada Hesti. Padahal Hesti tak pernah menyebutkan nama Roby.
Isi pesan tersebut turut dibagikan Aurelie Moeremans pesan broadcast akun Instagram pribadinya @aurelie.
Dalam isi pesannya, Roby menuliskan "Gw tunggu feedbacknya yah bro.. gw lewat elu krn gw masih respect sama lu sebagai suami Hesti.. dan gw kenal elu juga.. tolong feedbacknya."
Pesan ini juga disertai tangkapan layar postingan Hesti.
Tak hanya itu, Roby juga memberikan ancaman hukum kepada Hesti.
Karena tak digubris, Robu lantas menghubungi Edo Borne suami Hesti.
Roby menghubungi Edo dan memberikan ancaman akan melaporkan ke pihak berwajib jika tidak ada respons dalam waktu 1x24 jam atas permintaannya.
Tak lama setelah ancaman tersebut viral, Roby Tremonti buka suara.
Ia mengklarifikasi hal tersebut usai dituduh mengancam Hesti Purwadinata gara-gara mendukung Aurelie Moeremans.
Bukan cuma Hesti, Roby kabarnya juga meneror suami Hesti, Edo Borne.
Tudingan tersebut dialamatkan kepada Roby setelah Hesti terang-terangan mempromosikan buku karya Aurelie berjudul Broken Strings.
Buku tersebut menceritakan kisah Aurelie yang jadi korban child grooming sejak usia 15 tahun.
Aurelie mengungkap sosok pelaku child grooming dengan nama samaran Bobby.
Belakangan sosok Bobby itu ramai disebut-sebut sebagai Roby Tremonti.
Karenanya, Roby gusar saat tahu buku Broken Strings Aurelie viral.
Sebab Roby jadi diserang publik di segala lini.
Tak terima diserbu netizen gara-gara buku Aurelie, Roby kian murka saat mengetahui Hesti ikut mempromosikan Broken Strings.
Karenanya, Roby pun langsung mengirim chat ke suami Hesti, Edo Borne terkait hal tersebut.
Namun diungkap Roby, chat yang ia kirim ke Edo bernada baik, tidak tendensius apalagi bernada mengancam.
"Bahasa dari chat terkadang kan suka mis, ini kata-kata saya 'Do gimana kabar? gue dapat kabar dari teman gue, Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie. Sorry ya bro terpaksa gue capture. Sampai saat ini kenapa gue diam aja, di buku itu benar-benar enggak mention gamblang nama gue, tapi penggiringan opini emang sepenuhnya ke gue. Kalau sampai ramai, gue akan bawa ke jalur hukum bro'," ujar Roby Tremonti dalam konferensi pers hari ini, Selasa (13/1/2026) seraya membacakan isi chatnya.
Tak digubris Edo, Roby pun mengirim chat ke suami Hesti via WhatsApp.
Roby menunggu dua hari setelah dapat kontak nomor Edo.
"Karena di DM itu enggak dibalas, saya kan dapat dari teman saya link WhatsApp. Saya DM Januari tanggal 6 2026 (Selasa). Saya tunggu itikad baiknya. Kamis saya baru chat dia (via WhatsApp). Saya menunggu dua hari untuk dapat balasan," kata Roby.
Chatnya via media sosial tak dibalas, Roby sakit hati.
Diakui Roby, ia kenal dan pernah syuting bareng Hesti.
Karenanya saat tahu Hesti mendukung Aurelie, Roby kecewa.
"Wajar saya merasa sakit hati, Hesti (saya) tahu orangnya, pernah syuting bareng dan kenal, dan memvalidasi, pekerjaan saya di dunia syuting, berarti kan pengin diboikot. Iya saya kenal kamu Hesti, saya kenal juga dengan Edo, mungkin kita tidak berteman tapi saya kenal," imbuh Roby.
Namun ditegaskan Roby, ia tidak ada niat untuk mengancam Hesti dan Edo.
"Bahasa ancam itu enggak ada. Pakai satu aja udah sopan apalagi dua, pakai bahasa yang sopan (emoji sopan). Saya akhirnya membalas hampir dua jam (chat lagi)," pungkas Roby.
"Kalian bisa rasakan jadi saya setelah melihat postingan Hesti. berarti dia tahu orangnya, setuju bahwa saya diboikot dan enggak dapat panggung lagi di dunia hiburan. Saya DM masih sangat baik," sambungnya.
Terkait alasannya mengirim chat via DM ke Hesti, Roby mengurai penjelasan.
Bahwa ia cuma ingin bertemu dan mengobrol dengan Hesti serta Edo untuk membincangkan buku Aurelie tersebut.
"Alasan saya mengkontek Hesti saya sangat respek. Saya enggak mau berkonflik dengan Hesti dan Edo yang ini bukan, kamu enggak tahu privasi orang kenapa harus terlibat. Itu menurut saya bukan ancaman. Itu saya berusaha menghimbau loh. Kalau itu ancaman kan ada feedback, bisa diajak bicara dulu, ini aja enggak direspon," ungkap Roby.
"Intinya enggak ada niat dari saya mengancam, saya cuma butuh ngobrol, jangan terlibat sesuatu yang begini. Kehidupan sudah masing-masing, Aurelie dengan suaminya, Hesti dan Edo punya kehidupan," sambungnya.
Sebelumnya, terkait Hesti dan Edo diancam setelah mempromosikan buku Broken Strings sempat dibahas Aurelie.
Namun Aurelie tak menyebut nama sama sekali soal sosok peneror tersebut.
Dalam akun medsosnya, Aurelie curhat bahwa ia merasa tak enak hati karena gara-garanya, sahabatnya jadi dapat ancaman.
"Alasan kenapa sudah gak repost story dukungan, bahkan dari teman sendiri atau rekan artis, sederhana tapi penting. Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp. Tentu tidak digubris. Tapi tetap saja, itu ganggu. Dan aku tidak enak. Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat. Jadi kalau aku tidak repost, itu bukan karena tidak menghargai. Justru sebaliknya. Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman gak jelas. Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat," ungkap Aurelie.
Kendati dapat ancaman, Hesti cuek.
Komedian sekaligus presenter itu mengaku akan tetap mendukung Aurelie walaupun ia terancam dilaporkan.
"I’ll support you no matter what. Just be happy and enjoy being loved by so many people (Aku akan selalu mendukung kamu apapun resikonya. Senang dan nikmati hidup sebagai orang yang dicintai banyak orang ya). Sehat-sehat ya bumil sayangg," tulis Hesti kepada Aurelie di akun media sosialnya.
Roby Tremonti tertangkap kamera menangis usai membahas buku Broken Strings yang dirilis sang mantan kekasih, Aurelie Moeremans.
Aurelie mengklaim bahwa buku tersebut adalah kisah nyata yang terjadi saat awal dirinya mulai berkarier di dunia entertainment Indonesia.
Nama Roby turut terseret usai buku tersebut rilis.
Ia nampak tersindir dengan isi buku yang menceritakan tentang kehidupan pribadinya dengan Aurelie.
Ia dikaitkan dengan isu child grooming yang diangkat dalam buku memoar Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings.
Pasalnya, dalam buku tersebut ada seorang pria bernama Bobby (nama disamarkan) melakukan grooming terhadap Aurelie.
Bobby memiliki usia lebih tua 10 tahun dari Aurelie.
Saat menjalin hubungan membuat kehidupan Aurelie semakin kacau.
Tak hanya dalam hal percintaan namun juga pekerjaan.
Aurelie dipacari hingga dinikahi.
Ia mengungkap bahwa sosok Bobby diduga melakukan berbagai tindakan keji, mulai dari pemaksaan menikah, kekerasan, hingga ancaman.
Setelah mengenal Bobby, Aurelie merasa trauma atas kehidupannya.
Namun, selama buku tersebut rilis, Aurelie tak pernah mengungkap sosok asli dari pria bernama Bobby itu.
Sampai akhirnya, spekulasi publik berkembang pesat.
Nama aktor Roby Tremonti pun terseret.
Banyak yang menduga bahwa karakter Bobby dalam buku tersebut adalah Roby Tremonti.
Jika menilisik dari jejak digital, memang keduanya pernah menjalin hubungan ketika Aurelie masih berusia 15 tahun.
Saat itu, Aurelie masih menjadi artis pendatang baru.
Bahkan Roby Tremonti sendiri pernah mengklaim bahwa ia menikah dengan Aurelie.
Walaupun Aurelie membantah hal tersebut.
Viralnya buku Broken Strings pun semakin memperkuat dugaan dan perbincangan publik.
Di tengah derasnya spekulasi, Roby Tremonti akhirnya angkat bicara dan muncul ke hadapan publik untuk memberikan klarifikasi.
Ia menyatakan keinginannya untuk menyampaikan versinya secara terbuka, demi memulihkan nama baiknya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar ia bisa menjelaskan duduk perkara secara lebih panjang dan terbuka.
"Klarifikasi lebih panjang, Om Denny Sumargo misalkan, saya mengagumi Anda, tolong," ucap Roby Tremonti, dikutip dari YouTube STARPRO Indonesia, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah membersihkan namanya agar bisa kembali bekerja seperti biasa.
Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusannya untuk berbicara langsung di ruang publik.
Dalam penuturannya, Roby Tremonti juga terkesan tidak sepenuhnya membantah bahwa tokoh Bobby dalam buku tersebut merujuk pada dirinya.
"Seandaipun saya diundang ke podcast, saya nggak mau ada kebencian," katanya.
Roby Tremonti menekankan bahwa kehadirannya bukan untuk memicu konflik baru.
"Saya cuma pengen keluarga saya, mama saya, kami mau hidup tenang," lanjutnya.
Ia kemudian membawa nilai-nilai spiritual dalam penjelasannya.
"Kita ajarannya cinta kasih, mengampuni," ujarnya.
Roby Tremonti juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menyerang Aurelie.
"Kalau om Densu melihat ini, tolong saya, saya nggak ada niat untuk menjatuhkan Aurelie," katanya lagi.
Menurut Roby Tremonti, pembahasan mengenai dirinya, Aurelie, dan buku Broken Strings memang sulit dihindari.
"Ini memang jelas-jelas kita ngomong Roby, Aurelie, dan Broken String," ucapnya.
"Cuma pengen 16 tahun ini pulih nama baik saja, saya harus bekerja," tutup Roby Tremonti dengan nada emosional.
Dalam video tersebut, perubahan suasana hati Roby Tremonti terlihat jelas mulai dari marah hingga menangis, sebuah gambaran yang sebelumnya juga dituliskan Aurelie dalam buku Broken Strings.
(*)
(TribunStyle.com/Ika Bramasti)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(TribunnewsBogor.com)