PSMS Medan Coret Vivi Asrizal, Perombakan Skuat Berlanjut di Paruh Musim
January 14, 2026 10:54 AM

 

PROHABA.CO, MEDAN -  PSMS Medan kembali melakukan langkah strategis dalam perombakan skuat jelang lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Tim yang dikenal dengan julukan Ayam Kinantan itu resmi melepas salah satu pemainnya, Vivi Asrizal, yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam lini serang.

Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram klub pada Selasa (13/1/2026), dengan ucapan terima kasih serta doa terbaik untuk kelanjutan karier sang pemain asal Aceh tersebut.

Unggahan tersebut menegaskan bahwa manajemen menghargai kontribusi Vivi selama membela PSMS Medan.

“Thank you Vivi Asrizal. See you again and comeback stronger,” tulis manajemen dalam pernyataan singkatnya.

Dengan dilepasnya Vivi, ia menjadi pemain keempat yang harus angkat kaki dari tim pada bursa transfer paruh musim ini.

Sebelumnya, Manajemen Ayam Kinantan juga telah mencoret tiga nama lain, yaitu Ghozali, Kardinata Tarigan, dan Ade Jantra.

Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, menjelaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara sembarangan.

Menurutnya, kondisi fisik Vivi yang baru pulih dari cedera panjang menjadi pertimbangan utama.

Baca juga: Persiraja Akhiri Rekor Positif di Kandang PSMS Medan, Takluk 0 -1

Baca juga: Persiraja Banda Aceh Resmi Berpisah dengan Miftahul Hamdi

Sejak Agustus 2025, Vivi belum pernah tampil karena cedera, dan baru benar-benar pulih pada Desember.

Meski sudah sembuh, proses pemulihan fisik serta adaptasi permainan tetap membutuhkan waktu.

Hal ini membuat manajemen merasa perlu mengambil langkah cepat, mengingat tim sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen.

“Kita butuh pemain yang siap bermain sekarang.

Sementara proses pemulihan dan pengembalian performa itu butuh waktu, sedangkan target kita adalah poin,” tegas Fendi.

Selain faktor kebugaran, ia juga menambahkan bahwa sektor sayap PSMS saat ini sudah cukup berlapis dengan kehadiran Lastori, Maring, Dani, dan Wadil.

Dengan komposisi tersebut, kebutuhan tim dianggap sudah terpenuhi sehingga kontrak Vivi diputuskan untuk diakhiri.

Langkah ini menunjukkan keseriusan PSMS Medan dalam menjaga keseimbangan tim dan memastikan setiap pemain yang ada benar-benar siap berkontribusi.

Meski kehilangan beberapa nama, manajemen menegaskan bahwa peluang untuk melakukan penyesuaian skuat masih terbuka lebar.

Bursa transfer paruh musim akan dimanfaatkan sebaik mungkin agar tim tetap kompetitif dan mampu bersaing di sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.

Baca juga: Quba Bertahan, Tiga Eks Persiraja Gabung PSMS Medan, Ini Profil Mereka

Baca juga: Persiraja Banda Aceh Resmi Datangkan Juan Mera, Lepas Zac Tyson

Baca juga: Uni Eropa Siap Kerahkan Militer Bantu Denmark, Terkait Ambisi AS Ingin Menguasai Greenland 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.