Cerita Bupati Aep Mahkota Lumbung Padi Kembali ke Karawang, Jadi Saksi Deklarasi Swasembada Pangan
January 14, 2026 02:15 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Kabupaten Karawang kembali mengukuhkan posisinya sebagai "ibu kandung" pangan nasional.

Presiden Prabowo Subianto secara khusus memilih wilayah ini sebagai lokasi pengumuman sejarah besar, yakni pencapaian swasembada pangan nasional yang berhasil diraih lebih cepat dari target yang dicanangkan.

Pemilihan Karawang bukan sekadar simbolis, melainkan pengakuan atas performa luar biasa daerah ini sebagai penghasil beras terbesar kedua di Indonesia.

Baca juga: MUI dan DPRD Karawang Soroti Izin Tempat Hiburan Malam Theater Night Mart, Tolak Operasional

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan pemerintah pusat.

Di bawah kepemimpinannya, Karawang terbukti bukan hanya mampu memenuhi target, tetapi justru mencatatkan surplus produksi yang signifikan.

“Alhamdulillah, target produksi gabah kering panen tahun 2025 sebesar 1,4 juta ton berhasil kita lampaui dengan capaian 1.400.100 ton. Realisasi ini menjadi pondasi kuat bagi Bapak Presiden untuk mengumumkan bahwa di tahun 2025 kita nol impor beras,” ujar Aep saat diwawancarai pada Rabu (14/1/2026).

Kesuksesan ini menjadi alasan kuat Kementerian Pertanian menunjuk Kecamatan Cilebar, Karawang, sebagai titik nol deklarasi swasembada pangan beras dan jagung nasional.

Menyadari masifnya ancaman industrialisasi, Bupati Aep mengambil langkah radikal untuk menyelamatkan masa depan pertanian.

Pemkab Karawang telah "mengunci" hampir 88 ribu hektare lahan melalui skema Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Kami sudah mengunci lebih dari 87 ribu hektare lahan sawah dalam LP2B. Kebijakan ini permanen, tidak bisa diotak-atik untuk pembangunan non-pertanian,” tegas Aep.

Tak berhenti di perlindungan lahan, keberpihakan pada petani ditunjukkan melalui insentif fiskal yang berani.

Pemkab Karawang membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) untuk lahan sawah hingga 3 hektare per Kartu Keluarga (KK).

Stimulus ini berlaku selamanya guna memastikan profesi petani tetap diminati oleh generasi mendatang.

Penyokong Pangan Ibu Kota dan Satya Lencana

Peran strategis Karawang kini meluas hingga ke meja makan warga Jakarta.

Melalui kerja sama food estate dengan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 5.000 hektare lahan di Karawang didedikasikan untuk menjamin pasokan beras berkualitas bagi penduduk ibu kota.

Atas dedikasi dan inovasi dalam menjaga ketahanan pangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyematkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya kepada Bupati Aep Syaepuloh dalam rangkaian Panen Raya Nasional, Rabu (7/1).

Baca juga: SUTET Ilegal di Jantung Hutan Karawang, Gakkum KLHK Didesak Tindak Tegas Korporasi

“Presiden menyebut target swasembada empat tahun berhasil kita capai hanya dalam satu tahun. Karawang bangga menjadi penopang utama prestasi dunia tersebut,” pungkas Aep.

Dengan cadangan beras nasional yang kini menyentuh angka 3 juta ton, Karawang membuktikan bahwa di tengah gempuran pabrik dan beton, kedaulatan pangan Indonesia tetap berakar kuat di tanah jawara ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.