Sosok Syafiq Ali, Siswa SMA 5 Magelang yang Tewas di Gunung Slamet, Dikenal Pendiam dan Santun
January 14, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Syafiq Ridhan Ali Razan (18) atau Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah 17 hari pencarian.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Syafiq Ali?

Berikut ini profil Syafiq Ali selengkapnya.

Sosok Syafiq Ali

Syafiq Ridhan Ali Razan masih berusia 18 tahun.

Ia merupakan seorang remaja asal Magelang, Jawa Tengah.

Syafiq Ali tercatat sebagai siswa kelas 12 di SMA Negeri 5 Magelang.

Sebelum insiden di Gunung Slamet, ia dikenal memiliki minat dalam kegiatan mendaki gunung.

Meski pengalamannya masih terbatas, Syafiq Ali tetap nekat mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.

Gunung Tertinggi kedua di Pulau Jawa (setelah Semeru) itu memiliki ketinggian sekitar 3.428 hingga 3.432 meter di atas permukaan laut (mdpl), mencakup wilayah lima kabupaten (Banyumas, Purbalingga, Tegal, Pemalang, Brebes), dan populer sebagai tujuan pendakian dengan jalur menantang serta pemandangan indah.

Sebelum mendaki gunung Slamet, Syafiq Ali sempat mendaki Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1.726 mdpl, jauh lebih rendah dibanding Gunung Slamet.

"Terakhir saya mendengar dia naik ke Andong, lalu langsung ke Gunung Slamet.

Dia belum memiliki pengalaman mendaki gunung yang lebih tinggi, masih pemula," ungkap Frans Niesta, rekan sekolah Syafiq di SMA Negeri 5 Magelang kepada wartawan.

Orang-orang terdekat menggambarkan Syafiq Ali sebagai pribadi yang tertutup namun santun.

Guru Syafiq Ali, Heni Trihartati, menilai ia tekun dan rajin beribadah.

Ia selalu mengikuti shalat Dzuhur berjamaah di sekolah.

"Anaknya baik, tidak banyak tingkah, dan rajin shalat Dzuhur berjamaah di sekolah.

Kami sangat prihatin dan terus memantau perkembangan informasi setiap hari," papar Heni Trihartati. 

"Saya bilang ke anak-anak agar selalu berhati-hati dan jaga keselamatan.

Intinya, jangan ikut-ikutan fomo," tambahnya.

Sosoknya yang pendiam dan santun membuat banyak teman dan guru merasa prihatin ketika kabar hilangnya Syafiq tersebar.

Bagi keluarga, teman, dan guru, Syafiq Ali adalah anak yang baik dan penuh tanggung jawab, sehingga tragedi ini menjadi pelajaran penting tentang kesiapan dan keselamatan dalam mendaki gunung.

Baca juga: 7 Fakta Syafiq Tewas di Gunung Slamet, dari Awal Pendakian hingga Ditemukan Jenazahnya

SYAFIQ GUNUNG SLAMET - Syafiq Ridhan Ali Razan pendaki Gunung Slamet asal Magelang dinyatakan hilang pada Senin (29/12/2025), ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).
SYAFIQ GUNUNG SLAMET - Syafiq Ridhan Ali Razan pendaki Gunung Slamet asal Magelang dinyatakan hilang pada Senin (29/12/2025), ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). (Tribun Trends/TribunJogja/ Dok Basarnas Semarang)

Kronologi Syafiq Ali tewas di Gunung Slamet

Ia memulai pendakian bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu, 27 Desember 2025 melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau tidak bermalam.

Di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki sehingga kesulitan melanjutkan pendakian.

Melihat kondisi rekannya, Syafiq memutuskan turun sendirian untuk mencari bantuan.

Namun, Syafiq tidak kunjung kembali ke lokasi Himawan berada.

Pada Minggu malam, 28 Desember 2025, tim relawan gabungan mulai melakukan pencarian terhadap kedua pendaki tersebut.

Himawan akhirnya ditemukan lebih dulu dalam kondisi selamat meski lemas di sekitar Pos 9 pada Selasa, 30 Desember 2025.

Ia kemudian dievakuasi ke basecamp oleh tim SAR gabungan.

Sementara itu, Syafiq masih dinyatakan hilang.

Operasi pencarian melibatkan ratusan personel dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta komunitas pendaki.

Penyisiran dilakukan di jalur resmi pendakian, sumber air, lereng curam, hingga jurang di kawasan Gunung Slamet.

Medan ekstrem dan cuaca buruk menjadi kendala utama selama proses pencarian.

Setelah 13 hari, operasi SAR sempat dihentikan dan dialihkan ke tahap pemantauan.

Namun, upaya pencarian terus dilakukan oleh relawan.

Pada Rabu, 14 Januari 2026, pencarian akhirnya membuahkan hasil.

Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah Syafiq ditemukan di Gunung Malang, area Watu Langgar, pada hari ke-17 pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengonfirmasi penemuan tersebut.

“Syafiq Razan Ali ditemukan di Gunung Malang area Watu Langgar Hari ke-17.

Meninggal dunia,” ujar Agus Ikmaludin kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

(TribunTrends/ Amr)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.