TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nama Gang Selot atau Slot di Kota Bogor kerap membuat orang salah kaprah menilai arti nama gang ini.
Nama gang yang berlokasi di RT 04/08, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ini terkadang disandingkan dengan hal lain.
Seperti dimaknai dengan istilah slot kunci hingga istilah judi slot.
Namun ternyata itu salah kaprah, karena nama Gang Selot ini rupanya berasal dari nama orang.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (14/1/2026), gang ini mirip seperti gang pada umumnya di Kota Bogor.
Gang ini tak terlalu lebar, juga tak terlalu kecil, berjarak sekitar 1 Km dari kawasan area Istana Bogor.
Lebar gang ini hanya cukup selebar mobil pribadi, sehingga ketika mobil berpapasan dengan kendaraan lain, salah satunya harus mengalah atau mundur.
Di sepanjang gang ini terdapat rumah-rumah warga, rumah dari era Belanda, kantor kelurahan, masjid, sentra kuliner dan yang lainnya.
Kawasan ini juga terbilang tak sepi, khususnya di kawasan sentra kuliner atau jajanan di pinggir gang.
Kebetulan gang ini memang berada di antara perkantoran dan juga sekolah, sehingga ramai oleh para pekerja dan siswa.
Ketua RT setempat, Irfan Ismadi menjelaskan bahwa memang ada saja orang salah artikan nama Gang Selot ini, terlebih namanya juga terkesan unik.
Namun dari sejarahnya, nama gang ini diceritakan berasal dari nama orang Belanda yang dikenal warga disebut 'Sloot (Slut).'
"Itu ada sejarahnya. Saya juga tahu dari ibu saya, ibu saya tahu dari kakek saya," kata Irfan kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (14/1/2026).
"Karena di belakang ini ada orang Belanda namanya Nyonya Sloot," sambung dia.
Akhirnya nama gang tersebut disebut warga sekitar hingga sekarang dengan sebutan nama Gang Selot atau Slot.
Kata Irfan, berdasarkan cerita dari keluarganya, keluarganya sendiri sudah bermukim di kawasan Gang Selot ini sejak tahun 1800-an, termasuk orang-orang Belanda.
Salah satunya Tuan Sloot dan Nyonya Sloot yang kini bekas rumahnya sudah menjadi bangunan sekolah.
"Dulunya jalannya kecil, sekarang udah diperlebar. Mungkin bahasa orang-orang dulu, 'mau ke kebun raya', 'lewat mana ?', 'lewat Gang Selot'. Jadi sampai sekarang namanya Gang Selot," ungkapnya.