Tampil di Kandang, Medan Falcons Tirta Bhagasasi Bidik Kemenangan di Pekan Kedua Proliga 2026
January 14, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tim Medan Falcons Tirta Bhagasasi menargetkan hasil maksimal pada pekan kedua Proliga 2026. Ambisi tersebut kian besar karena Medan Falcons akan tampil sebagai tuan rumah di GOR Voli Indoor Sport Center, Sumatra Utara.

Pada pekan kedua ini, Medan Falcons Tirta Bhagasasi dijadwalkan menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada Kamis (15/1) dan Surabaya Samator pada Sabtu (17/1). Dua laga tersebut menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno, terutama setelah hasil kurang memuaskan yang diraih pada pekan pertama.

Sebelumnya, saat berlaga di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Medan Falcons Tirta Bhagasasi harus mengakui keunggulan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor telak 0-3 tanpa balas. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi tim jelang tampil di hadapan pendukung sendiri.

Apalagi saat ini Medan Falcons Tirta Bhagasasi berada di peringkat ke-4 tanpa poin pada rangking tim putra. 

Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui hasil di Pontianak menjadi pelajaran berharga bagi timnya. Ia berharap dukungan penuh masyarakat Sumatra Utara mampu mendongkrak semangat dan mental para pemain.

“Kemarin di Pontianak kita kalah dari Bhayangkara, itu jadi pelajaran buat kami. Sekarang kita jadi tuan rumah, kami sangat berharap doa dan dukungan masyarakat agar bisa menaikkan semangat dan mental para atlet. Ini penting untuk melancarkan jalan kita menuju final four,” ujar Ariyanto.

Ia menegaskan, dua pertandingan kandang ini menjadi laga wajib menang bagi Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Bermain di rumah sendiri harus dimaksimalkan sebaik mungkin.

“Dua pertandingan ke depan kita lawan Jakarta Garuda dan Samator, target kita wajib menang. Kita harus bisa memanfaatkan situasi dan kondisi sebagai tuan rumah,” tegasnya.

Dari sisi teknis, Ariyanto menyebut kelemahan tim pada pekan pertama terletak pada sektor pertahanan. Oleh karena itu, program latihan di Medan lebih difokuskan pada pembenahan blok dan defense.

“Di Pontianak kita kalah di pertahanan. Begitu tiba di Medan, latihan kita perbanyak di sektor pertahanan, terutama blok dan defense,” jelasnya.

Menjelang laga melawan Jakarta Garuda Jaya, Ariyanto cukup optimistis. Ia menilai dari segi pengalaman dan materi pemain, Medan Falcons masih berada di atas calon lawannya tersebut.

“Untuk Garuda, secara kekuatan dan pengalaman kita masih di atas. Mudah-mudahan kita bisa benar-benar menampilkan permainan terbaik. Sementara melawan Samator, kualitas kita relatif imbang, tapi dari sisi pengalaman Medan Falcons lebih berpengalaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Nunu Aminullah, menambahkan bahwa selain pertahanan dan blok, sektor servis juga menjadi perhatian serius tim pelatih.

“Pelatih sudah menyampaikan bahwa pertahanan dan blok akan diperbaiki. Dari analisa saya, servis juga perlu dievaluasi karena kemarin banyak servis yang terbuang dan justru memberi poin ke Bhayangkara,” kata Nunu.

Nunu juga berharap dukungan penuh masyarakat Medan dapat memenuhi GOR, seperti antusiasme penonton yang terlihat luar biasa pada pekan pertama di Pontianak.

“Saya mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Medan. Mudah-mudahan penonton yang hadir bisa seramai di Pontianak. Baik untuk tim putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi maupun tim putri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran pemain lokal asal Medan di dalam skuad diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk datang langsung ke arena pertandingan.

“Kebetulan kita juga merekrut pemain dari Medan. Mudah-mudahan dengan adanya pemain daerah sendiri bisa mengundang penonton untuk hadir dan memberi dukungan langsung,” pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.