TRIBUN-MEDAN.com - PADANGSIDIMPUAN - Tragis betul nasib seorang pelajar SMP di Padangsidimpuan meninggal dunia tertimpa pohon saat menunggu angkutan kota (angkot).
Peristiwa siswa SMP di Padangsidimpuan tertimpa pohon saat menunggu angkot terjadi di Tanggal, Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Rabu (14/01/2026) siang.
Identitas korban inisial FHH. Siang itu, ia sedang berniat pulang ke rumah dengan menaiki angkot. Awalnya ia pulang sekolah dengan berjalan kaki.
Saat tiba di lokasi, korban duduk semberi beristrahat menunggu angkutan di salah satu tempat duduk, tepatnya di depan Fakultas Pertanian UM Tapanuli Selatan.
Tiba-tiba saja sebuah pohon tumbang menimpa FHH yang sedang menunggu angkot.
Warga yang melintas di Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan semuanya kaget.
Ternyata seorang pelajar yang tertimpa dalam kejadian ini.
FHH meninggal dunia ketika dievakuasi oleh warga dari bawah pohon tersebut. Saat ini, jenazah sudah berada di RSUD Padangsidimpuan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padangsidimpuan Dedi Iriansyah siregar membenarkan peristiwa tersebut.
Selain terdapat korban jiwa seorang pelajar SMP, pohon tumbang juga menimpa satu unit angkot yang sedang parkir.
“Setelah mendapat laporan, petugas BPBD kota padangsidimpuan langsung ke lokasi untuk pembersihan pohon tumbang,” katanya.
“Sementara untuk korban jiwa dibawa ke RSUD kota padangsidimpuan," sambungnya.
Dedi menambahkan, pohon tumbang diakibatkan karena kondisi kayunya sudah lapuk.
Ia menyebutkan, pohon tumbang dibersihkan oleh Tim BPBD Kota padangsidimpuan dan masyarakat.
Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, Ajun Komsaris Polisi (AKP) Kenbon Sinaga mengatakan, jenazah sudah dibawa ke RSUD Padangsidimpuan untuk visum.
(ase/ Tribun-medan.com)