- Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar Indonesia berikan perhatian besar terhadp krisis di Gaza.
Diakuinya bahwa Indonesia tidak boleh diam ketika kemanusiaan dilanggar secara terang-terangan.
Mengutip Tribunnews pada (14/1), hal ini merupakan klaim yang diutarakan oleh Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Sugiono.
Dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (14/1/2026), Sugiono membahas tentang krisis Gaza.
Sugiono menyatakan bahwa berbagai kawasan krisis masih terus berlarut tanpa upaya nyata untuk menghentikannya, dengan Gaza menjadi contoh paling pahit.
"Di sejumlah kawasan krisis masih berlarut tanpa ada upaya yang nyata terlihat untuk menghentikannya. Dan Gaza adalah contoh dari kenyataan pahit tersebut," ucap Sugiono, dikutip dari tayangan live streaming yang tayang di kanal YouTube MoFA (Ministry of Foreign Affairs) Indonesia.
Serta menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada isu tersebut.
"Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat besar terhadap isu ini."
Sekaligus, mengarahkan agar Indonesia tidak tinggal diam ketika pelanggaran kemanusiaan terjadi secara terang-terangan.
"Arahan beliau jelas bahwa Indonesia tidak boleh diam ketika kemanusiaan dilanggar secara terang-terangan."