Iran Peringatkan Negara Tetangga yang Tampung Pasukan AS, Bakal Jadi Target jika Negaranya Diserang
January 14, 2026 11:42 PM

- Di tengah panasnya demo, Iran memperingatkan negara-negara di kawasan Timur Tengah yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS).

Mereka diminta untuk mencegah serangan AS ke Iran jika tidak mau negaranya menjadi target Teheran.

Dikutip dari Reuters, peringatan itu disampaikan seorang pejabat senior Iran pada Rabu (14/1/2026).

Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa kontak langsung antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusus AS Steve Witkoff telah ditangguhkan.

"Teheran telah memberi tahu negara-negara regional... bahwa pangkalan AS di negara-negara tersebut akan diserang jika AS menargetkan Iran... meminta negara-negara ini untuk mencegah Washington menyerang Iran," kata pejabat itu.

Sementara itu, tiga diplomat mengatakan sejumlah personel telah disarankan untuk meninggalkan pangkalan udara Al Udeid di Qatar.

Pangkalan ini merupakan instalasi militer terbesar AS di Timur Tengah yang menampung sekitar 10 ribu personel.

Dilaporkan WION pada Rabu (14/1/2026), AS mulai mengerahkan jet tempur F-35, pesawat pengebom, hingga pesawat tanker ke pangkalan tersebut.

Selain di Qatar, AS juga memiliki banyak pangkalan militer di Timur Tengah seperti Bahrain.

Menyusul peringatan Iran, negara-negara Arab di kawasan Teluk Persia disebut sudah melobi AS agar tak menyerang Iran.

Serangan itu dikhawatirkan dapat memicu ketidakstabilan ekonomi dan politik di seluruh kawasan.

Para pejabat Arab Saudi Oman dan Qatar menilai, serangan AS ke Iran akan sangat mengganggu pengiriman minyak global melalui Selat Hormuz.

Perairan ini merupakan jalur strategis tempat sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewatinya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.