Satlantas Polres Bangka Ungkap Kronologi Laka di Baturusa, Dua Pengendara Dirawat di RSUP
January 15, 2026 12:03 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua pengendara motor mengalami luka berat akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Rabu (14/1/2026). Kedua korban kini dirawat di RSUP Ir. Soekarno Air Anyir dengan kondisi serius, termasuk satu korban yang dirawat di ruang ICU.

Kecelakaan terjadi di persimpangan depan Warkop Kupiker, melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BN 5829 BJ yang dikendarai Mauril Nista (19) dan Honda Revo warna hitam BN 3151 QI dikendarai Sony Apriyanto (31) yang membonceng Doni (52) dan Ardi (18).

Kasatlantas Polres Bangka, Iptu Kardonetso Siagian, menjelaskan kronologi kecelakaan.

“Awal mula kejadian, sepeda motor dikendarai oleh Sony Apriyanto, berpenumpang Doni dan Ardi dengan membawa alat panen sawit (dodos) melaju dari arah Serandang menuju ke arah simpang 3 Baturusa,” kata Iptu Kardonetso.

Pada saat bersamaan, tepatnya di simpang 3 Baturusa melaju sepeda motor dikendarai oleh Mauril Nista  dari arah Sungailiat yang berbelok ke kanan menuju arah Serandang.

“Dikarenakan jarak yang sudah dekat, maka terjadilah kecelakaan lalu lintas dengan perkenaaan sepeda motor yang dikendarai Mauril Nista pada bagian depan sebelah kiri mengenai bagian depan sebelah kiri sepeda motor yang dikendarai Sony,” jelasnya.

Baca juga: Detik-detik Laka Lantas di Simpang 3 Baturusa Terekam CCTV, Pengendara Wanita Kritis

Akibat dari kejadian tersebut, Mauril Nista mengalami cedera kepala berat, luka terbuka di wajah bagian pipi sebelah kiri, luka terbuka di leher sebelah kiri dan luka lecet di kaki sebelah kiri.

Sedangkan Sony mengalami luka terbuka di bagian rahang sebelah kanan, luka terbuka di bagian pelipis sebelah kanan dan luka lecet di kaki sebelah kanan lalu.

“Kedua korban dibawa ke RSUP Ir. Soekarno Air Anyir untuk dilakukan tindakan medis,” ungkap Kasatlantas.

Sementara itu, barang bukti berupa satu unit motor Honda Beat warna abu-abu BN 5829 BJ yang dikendarai Mauril Nista dan satu unit motor unit motor Honda Revo warna hitam BN 3151 QI yang dikendarai Sony diamankan sementara sebagai barang bukti.

Barang bukti lainnya yang juga turut dibawa dan diamankan oleh Satlantas Polres Bangka antara lain yakni dua buah alat panen sawit (dodos), satu gancu alat panen sawit dan satu buah alat pengangkat buah sawit.

“Untuk penanganan selanjutnya ditangani oleh unit Gakkum Satlantas Polres Bangka,” imbuhnya.

Dari sebuah video singkat dari warga, tampak dua orang baring terkapar. Seorang pria yang mengenakan sepatu boots dan tanpa baju terbaring di depan sebuah ruko.

Sementara tak jauh dari situ, seorang wanita berhijab dan berbaju biru tampak bersimbah darah di tengah aspal jalan.

Di sekitarnya terdapat satu butir buah kelapa dan satu butir buah nangka. Ada pula tongkat panjang dan besi berbentuk layaknya kail pancing di dekatnya. Besi itu semacam pengait yang biasanya digunakan untuk memanen sawit.

Sejumlah warga pun tampak menghampiri kedua orang yang dalam kondisi terpakar tersebut.

“Kena dodos (alat panen sawit-red) dianya,” suara salah satu warga dalam video tersebut.

Terpisah, Kapolsek Merawang, Iptu M. Ryan Nofiandy saat dikonfirmasi Bangkapos.com sekira pukul 15.20 WIB membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

Kendati demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait kronologis peristiwa tersebut lantaran masih dilakukan pengecekan.

“Ada (peristiwanya-red). Tapi anggota masih di rumah sakit, masih ngecek dulu kondisinya gimana,” ucap Iptu Ryan.

Diketahui, korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bangka Belitung dengan kondisi kritis dan dirawat di ruang ICU.

“Baru kejadiannya. Mungkin sekitar setengah jam atau sejam yang lalu,” jelasnya.

Terkait kronologi peristiwa itu, pihaknya masih mendalami lantaran masih fokus untuk menyelamatkan nyawa korban dan membawanya ke rumah sakit.

“Korban masuk ICU, ada anggota Polsek dan anggota Unit Laka Lantas ada di sana,” sambungnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.