Filosofi Terus Maju, Bukti Tangan Dingin Pelatih Bali United di Akhir Putaran Pertama Super League
January 15, 2026 08:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Sempat tertatih di awal musim, Bali United akhirnya berhasil membuktikan tajinya di penghujung putaran pertama BRI Super League 2025/2026. 

Tangan dingin sang pelatih kepala, Johnny Jansen, sukses membawa Serdadu Tridatu kembali ke tren positif.

Keberhasilan mengamankan poin penuh dalam beberapa laga terakhir, termasuk kemenangan penting atas Arema FC dan PSM Makassar, menjadi titik balik bagi performa Bali United. 

Tren positif ini sekaligus menjawab keraguan publik setelah sebelumnya sempat mencatatkan hasil yang kurang konsisten saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Baca juga: Update Bali United, Teppei Yachida Tiba di Pulau Dewata dan Langsung Geber Latihan Fisik di Sanur

Saat diwawancara Tribun Bali, Jansen mengungkapkan bahwa kunci kebangkitan timnya bukanlah sebuah keajaiban instan, melainkan dedikasi pada proses yang tiada henti. 

Meskipun sempat melewati fase sulit, pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa timnya tidak pernah berhenti bekerja.

"Hal yang paling penting adalah kami terus melangkah. Kami terus maju, terus maju, dan terus maju. Kami tidak berhenti," ujar Jansen, Selasa 13 Januari 2026 kemarin.

Menurutnya, energi yang dikerahkan seluruh elemen tim setiap harinya mulai membuahkan hasil. 

Strategi paling krusial yang ia terapkan justru terletak pada mentalitas untuk selalu ingin berkembang dan berjuang.

"Apa yang Anda lihat hari ini adalah sebuah tim yang ingin berkembang dan ingin berjuang. Itulah hal yang paling taktis. Secara taktik, kami melatihnya setiap hari, kami mengulanginya, dan kami melihat video evaluasi," beber dia. 

Bahkan, dengan nada percaya diri, Jansen menantang siapapun yang meragukan persiapan timnya untuk melihat langsung proses latihan di Training Center Pantai Purnama, Gianyar. 

"Datanglah ke training center dan kami akan menunjukkan beberapa hal kepada Anda, tidak masalah," cetusnya. (ian)

Ancaman Serius Bagi Kandidat Juara

Keberhasilan menyapu bersih poin di akhir putaran pertama ini membawa dampak signifikan bagi posisi Bali United di tabel klasemen. 

Sempat tercecer di peringkat ke-11 pada pertengahan Desember lalu, kini Serdadu Tridatu mulai merangsek naik.

Bali United menutup paruh musim dengan koleksi 27 poin. Dari 17 laga yang telah dilakoni, Serdadu Tridatu mencatatkan 7 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 4 kekalahan dengan menempati posisi ke 8.

Momentum kebangkitan terlihat jelas dalam enam laga terakhir, di mana tim asuhan pelatih asal Belanda ini tak terkalahkan, termasuk rentetan hasil cleansheet saat menghadapi PSBS Biak, Arema FC, dan PSM Makassar serta Dewa United, Borneo FC dan Persis Solo. 

Performa lini pertahanan yang kian solid ditambah efektivitas serangan balik yang mematikan menjadi identitas baru yang dibawa Jansen di akhir putaran pertama ini. 

Dengan selisih poin yang cukup rapat di papan atas, Bali United hanya terpaut beberapa angka dari empat besar. 

Jika tampil konsisten, bukan tidak mungkin Serdadu Tridatu akan menjadi ancaman serius bagi kandidat juara di putaran kedua nanti. Bahkan kans juara ketiga kalinya terbuka lebar. (ian)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.