TRIBUN-BALI.COM – Perkembangan tren wellness living dan cozy living kini semakin membentuk arah pasar properti residensial, khususnya di destinasi global seperti Bali.
Perubahan gaya hidup era sekarang, mendorong naiknya permintaan terhadap hunian yang tidak hanya menawarkan fungsi tempat tinggal, tetapi juga kualitas hidup, ketenangan, dan keseimbangan jangka panjang.
Kawasan Canggu menjadi salah satu kawasan yang paling diuntungkan oleh pergeseran tren ini. Kombinasi antara lingkungan alami, ekosistem gaya hidup sehat, serta pertumbuhan infrastruktur menjadikan Canggu magnet bagi end user terutama investor domestik dan internasional.
Di tengah dinamika tersebut, Echovista yang merupakan bagian dari Canggu Hillls hadir sebagai residential villa premium dan prestisius yang merepresentasikan arah baru hunian modern berbasis wellness & cozy living. Dengan jargon 'Jangan Ngaku Sultan Kalau Belum Punya Villa Langsung Depan Mall'
Baca juga: Satpol PP Denpasar Tertibkan 18 Gepeng, Pengamen, hingga Badut di Sejumlah Traffic Light!
Baca juga: BKSDA Bali Minta Lembaga Konservasi Hentikan Peragaan Gajah Tunggang, Simak Alasannya!
Dalam perspektif investasi, properti berbasis wellness terbukti memiliki tingkat okupansi lebih stabil dan durasi sewa lebih panjang, khususnya di destinasi internasional seperti Bali.
Sedikitnya ada tiga alasan mengapa konsep wellness dan cozy living semakin diminati, menurut Direktur Marketing PT Asia Mas Realty, Kevin Daniel.
“Penyewa jangka menengah dan panjang, termasuk ekspatriat dan remote worker, cenderung memilih hunian yang mendukung kesehatan mental, memiliki akses mudah ke fasilitas gaya hidup, serta menawarkan kenyamanan jangka panjang. Jadi bukan sekadar estetika. Inilah sebabnya villa dengan wellness-oriented dinilai lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar,” jelas Kevin.
Adapun salah satu keunggulan utama Echovista terletak pada aspek “mature location”. Proyek ini berada persis di depan Outdoor Mall Canggu Hills yang menjadi pusat komersial terbaru dan gaya hidup kekinian di kawasan Canggu.
Selain itu, proyek anyar ini juga berlokasi di jalan raya utama Canggu–Pererenan, yakni jalur strategis yang menghubungkan area residensial dengan pantai, pusat kuliner, beach club, serta berbagai destinasi wisata kelas dunia.
Echovista menghadirkan empat pilihan tipe unit, yang dirancang menjawab beragam kebutuhan hunian dan investasi, mulai dari tipe Acacia dengan luas tanah 312 m⊃2; dan luas bangunan 347 m⊃2;, Bougainvillea seluas 260 m⊃2; dengan bangunan 287 m⊃2;, Daisy dengan luas tanah 210 m⊃2; dan bangunan 228 m⊃2;, hingga tipe Edelweiss yang lebih kompak dengan luas tanah 140 m⊃2; dan bangunan sekitar 124 m⊃2;.
“Seluruh unit mengusung fitur utama yang berfokus pada kualitas hidup, seperti personal oasis sebagai ruang relaksasi privat, homey backyard sanctuary yang luas dan fleksibel untuk aktivitas komunal maupun personal, serta ecotech yang dirancang untuk mengoptimalkan ekosistem dan teknologi yang memberikan kenyamanan masksimal bagi penghuni,” kata Kevin melengkapi.
Jawaban dari Fenomena Urban Fatigue
Echovista berada di dalam kawasan terpadu Canggu Hills yang dikembangkan di atas lahan seluas ±15 hektare. Proyek yang baru saja melakukan pra-peluncuran pada Kamis, 15 Januari 2026 ini mengadopsi konsep desain arsitektur modern futuristik, ruang terbuka, dan integrasi dengan lingkungan sekitar.
Tiap unitnya dirancang dengan pencahayaan alami optimal, sirkulasi udara yang baik, serta tata ruang yang mendukung gaya hidup lebih tenang dan sehat.
“Saat ini, konsumen terutama di segmen premium tidak lagi hanya mencari lokasi atau desain, tetapi pengalaman hidup secara menyeluruh. Oleh karena itu, kami sangat percaya diri dalam meluncurkan produk ini di harga Rp4 miliaran, sebab sangat kompetitif di segmen premium residential villa untuk kawasan Canggu,” ujar Kevin.
Selain jumlah unit yang sangat terbatas dan eksklusif, hanya 35 unit, Echovista semakin mempertegas eksklusivitasnya melalui status kepemilikan freehold dan leasehold. Skema kepemilikan ini memberikan fleksibilitas sekaligus nilai prestisius bagi pemilik, baik sebagai hunian pribadi maupun aset investasi jangka panjang di kawasan Canggu yang terus berkembang.
Prospek kawasan Canggu pada tahun ini dipandang tetap kuat dan berkembang, seiring Bali yang semakin diposisikan sebagai destinasi hunian dan investasi global, bukan hanya tempat liburan semata. Permintaan terhadap hunian berkualitas terus meningkat dengan minat investor domestik dan asing yang melihat Bali sebagai sumber passive income yang stabil serta instrumen investasi jangka panjang yang terukur.
“Memasuki 2026, kami melihat Canggu akan semakin matang sebagai kawasan hunian dan investasi jangka panjang. Pertumbuhan kawasan yang konsisten, peningkatan infrastruktur, capital gain yang stabil di kisaran 10 persen per tahun, serta pergeseran minat pasar ke hunian berkualitas, menjadikan Canggu bukan lagi sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat lifestyle living yang berkelanjutan,”pungkas Kevin.
Canggu Hills dikembangkan dengan mengedepankan kepastian hukum melalui perizinan lengkap, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi para investor. Konsep super exclusive cluster yang diusung pun selaras dengan arah kebijakan pemerintah saat ini dalam menyeleksi ekspatriat berkualitas yang menetap di Bali. Dengan pendekatan ini, Canggu Hills tidak hanya menawarkan properti, tetapi juga lingkungan hunian yang tertata, berkelas, dan berorientasi jangka panjang. (*)