KONI Pusat Dorong Sinergi dan Transformasi di Rakernas Empat FN Pordasi 2026
January 16, 2026 10:52 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mendorong penguatan sinergi dan percepatan transformasi organisasi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Empat Federasi Nasional (FN) Pordasi II Tahun 2026.

Kegiatan tersebut digelar di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta, pada 14 Januari 2026.

Rakernas secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman yang diwakili Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS.

Kegiatan ini diikuti empat Federasi Nasional Pordasi hasil transformasi organisasi, yakni FN Pordasi Pacu, FN Pordasi Equestrian, FN Pordasi Polo, dan FN Pordasi Berkuda Memanah.

Rakernas digelar secara serentak dengan mengusung tema “Tingkatkan Prestasi Melalui Transformasi Organisasi”.

Agenda ini bertujuan mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah kebijakan strategis, serta mempercepat implementasi transformasi Pordasi dalam menghadapi tantangan olahraga berkuda nasional dan global.

Dalam amanat Ketua Umum KONI Pusat yang dibacakan Sekjen KONI Pusat, disampaikan harapan agar Rakernas yang dilaksanakan di awal tahun dapat memberikan waktu lebih luas bagi federasi untuk menjalankan program kerja secara optimal.

“Dengan adanya Rakernas yang digelar di awal tahun, saya harapkan lebih banyak waktu untuk melaksanakan program kerja,” sebut Sekjen KONI Pusat membacakan amanat Ketum KONI Pusat.

KONI Pusat juga memberikan apresiasi atas prestasi olahraga berkuda memanah Indonesia yang berhasil menjadi juara umum International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Nations Cup 2025 Stage 2 di Bogor pada November 2025.

Selain itu, KONI menyampaikan selamat kepada FN Pordasi Berkuda Memanah atas diterimanya sebagai anggota Asian Horseback Archery Federation (AHAF).

KONI Pusat mendorong seluruh Federasi Nasional Pordasi untuk aktif terlibat dalam keanggotaan federasi internasional, seperti FN Pordasi Equestrian di bawah Fédération Equestre Internationale (FEI), FN Pordasi Pacu pada International Federation of Horseracing Authorities (IFHA), serta FN Pordasi Polo di Federation of International Polo (FIP).

Mengacu pada arahan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Sekjen KONI Pusat menekankan pentingnya konsolidasi organisasi Pordasi melalui komunikasi yang baik, sikap inklusif, serta komitmen merangkul seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan sinergi dan prestasi olahraga nasional.

KONI Pusat juga berharap seluruh keluarga besar Pordasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat menjaga sinergitas dengan KONI dan pemerintah, sekaligus membangun kolaborasi dengan pihak ketiga untuk menyelenggarakan kompetisi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Peran Pengurus Provinsi serta Pengurus Kabupaten/Kota Pordasi dinilai sangat strategis dalam pembinaan atlet sejak usia dini.

Apresiasi KONI

Mewakili empat Federasi Nasional Pordasi, Ketua FN Pordasi Equestrian Dewi Larasati menyampaikan apresiasi atas kehadiran KONI Pusat dan seluruh Pengprov anggota FN Pordasi.

Ia menilai Rakernas menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan konsolidasi organisasi di tengah dinamika olahraga berkuda.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FN Pordasi Polo sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Rakernas, Hendra Sukanto, menegaskan bahwa Rakernas Empat FN Pordasi II Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi transformasi organisasi.

“Rakernas Empat FN Pordasi 2026 yang digelar serentak menjadi momentum dan akselerasi transformasi organisasi," katanya.

"Tantangan dan landskap olahraga berkuda saat ini sangat berbeda karena kita telah menjadi organisasi yang mandiri, adaptif, dan agile. Pordasi tidak lagi dapat dikelola dengan pendekatan lama, melainkan membutuhkan cara kerja baru yang profesional, responsif, dan berbasis kolaborasi,” tegas Hendra Sukanto.

Usai pembukaan, Rakernas diisi dengan diskusi antara Sekjen KONI Pusat dan para peserta.

Pordasi Pacu dipimpin oleh Teddy Soediro, Pordasi Equestrian dipimpin Dewi Larasati (Tike), Pordasi Polo dipimpin H. Muhammad Bunyamin atau Benny Polo, dan Pordasi Berkuda Memanah dipimpin oleh Dicky Kamsari.
Pordasi Pacu dipimpin oleh Teddy Soediro, Pordasi Equestrian dipimpin Dewi Larasati (Tike), Pordasi Polo dipimpin H. Muhammad Bunyamin atau Benny Polo, dan Pordasi Berkuda Memanah dipimpin oleh Dicky Kamsari. (Dok PP Pordasi)

Salah satu isu yang mengemuka adalah wacana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Berkuda.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen KONI Pusat menegaskan dukungan terhadap penyelenggaraan PON Berkuda secara mandiri.

Berita Terkait

  • Baca juga: Terpilih Aklamasi, Triwatty Marciano Pimpin Pordasi Berkuda Memanah Hingga 2028
  • Baca juga: Era Baru Dimulai, Ketum KONI Resmi Lantik 4 Ketua Umum Pordasi Masa Bakti 2024-2028
  • Baca juga: DAFTAR 4 Ketua Umum Pordasi Periode 2024-2028, Transformasi Era Baru Semakin Solid
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.